Realisasi Belanja Rendah, Syarief Hasan Dorong Jokowi Genjot Kinerja Menteri

Karena itu, Syarief mendorong kementerian dan lembaga hingga pemerintah daerah untuk segera melakukan belanja negara.
Menurut Syarief, pemerintah masih memiliki waktu kurang lebih satu bulan lagi. "Waktu tersebut harus dioptimalkan pemerintah dengan catatan transparansi dan akuntabiltas harus tetap dijaga untuk memulihkan ekonomi nasional," ungkapnya.
Ia juga menekankan agar kementerian yang berkaitan langsung dengan UMKM, koperasi, dan rakyat kecil, untuk bergerak cepat merealisasikan anggarannya.
Menurutnya, pemerintah harus sesegera mungkin membantu masyarakat kecil untuk bangkit kembali.
"Pemerintah juga harus memprioritaskan belanja produk UMKM dan koperasi sebagaimana janji presiden yang menganggarkan Rp 307 triliun untuk membeli produk UMKM," paparnya.
Menurut Syarief pula, data LKPP menunjukkan bahwa pengadaan belanja untuk UMKM baru mencapai 37 persen.
"Padahal, UMKM lah yang harus segera dibantu karena UMKM berkontribusi terhadap 60 persen PDB (produk domestik bruto) Indonesia," tutup Syarief. (rls/jpnn)
Yuk, Simak Juga Video ini!
Syarief Hasan mengingatkan Jokowi bahwa marah-marah bukanlah solusi mengatasi pandemi Covid-19 dan resesi ekonomi. Jokowi diminta menggenjot kinerja menteri meningkatkan serapan anggaran dan belanja negara dalam sisa waktu satu bulan terakhir ini.
Redaktur & Reporter : Boy
- Danantara dan Komitmen Presiden Bagi Hilirisasi SDA-Tanaman Pangan
- Waka MPR Dorong Pemda Proaktif Sosialisasikan Persyaratan SPMB 2025 Secara Masif
- Waka MPR Sebut Inisiatif Putra Prabowo Temui Megawati Meneduhkan Dinamika Politik
- Johan Rosihan PKS: Idulfitri jadi Momentum Membangun Negeri dengan Akhlak
- Waka MPR: Jadikan Momentum Idulfitri untuk Memperkokoh Nilai-Nilai Persatuan Bangsa
- Waka MPR Eddy Soeparno Tekankan Transisi Harus Menguatkan Ketahanan Energi Nasional