Realisasi PAD Pariwisata Baru 23 Persen dari Target
‘’Tahun 2018 kemarin ada kenaikan. Namun, kalau ditelisik lebih dalam lagi, kurang memuaskan dibanding 2016,’’ ujarnya.
Selain fokus pada angka pendapatan, kesejahteraan masyarakat khususnya di sekitar objek wisata juga disorot.
Menurut dia, dampak kenaikan kunjungan wisatawan seharusnya berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan masyarakat.
Pemerantaan ekonomi para pedagang oleh-oleh hingga biro wisata mesti diperhatikan agar tak jadi penonton di rumah sendiri.
‘’Kalau uangnya (PAD) banyak tetapi tingkat kesejahteraan masyarakat belum terdongkrak, harus dikaji ulang,’’ tegasnya.
Sementara itu, Bupati Pacitan Indartato menyebut minimnya PAD sektor pariwisata lantaran belum sepenuhnya objek wisata dikembangkan.
Dia beralasan masih ada permasalah di beberapa objek wisata. Di antaranya kurangnya fasiltas pendukung.
Namun, pihaknya enggan berpangku tangan menunggu wisatawan datang ke Pacitan.
DPRD Pacitan menyoroti realisasi target pendapatan asli daerah (PAD) sektor pariwisata yang hingga pertengahan tahun ini baru mencapai 23 persen.
- Waka MPR Ibas Berharap Sekolah Rakyat Dibangun di Pacitan, Minta Bupati Siapkan Lahan
- Diterjang Longsor, 1 Rumah Warga di Pacitan Rusak Parah
- Langkah Strategis Pemerintah Dorong Pariwisata sebagai Motor Ekonomi
- Dari Konser K-Pop hingga Kereta Cepat, Inovasi tiket.com Makin Ciamik
- Bea Cukai Tanjung Perak Layani Kedatangan Kapal Pesiar Noordam Cruise dari Singapura
- Project Child Indonesia Gelar Volunteering Bertajuk Keberlanjutan & Sumpah Pemuda di Pacitan