Redam Pengaruh Tiongkok di Pasifik, Australia Umumkan Alokasi 3.000 Visa Baru per Tahun

Menteri Pembangunan Internasional dan Pasifik, Pat Conroy, mengatakan kepada ABC bahwa visa tersebut dimaksudkan untuk menciptakan jalur migrasi permanen, daripada meningkatkan jumlah pekerja temporer.
“Visa ini mengalokasikan 3.000 tempat bagi keluarga Pasifik setiap tahun untuk memulai kehidupan baru di Australia, untuk memperdalam diaspora Pasifik di Australia, dan memperdalam hubungan kami,” katanya.
"Mereka harus memiliki pekerjaan di negara ini dan mereka dapat membawa keluarga mereka. Ini adalah cara yang bagus untuk memperdalam hubungan kuat kita dengan kawasan Pasifik."
Visa menjadi bagian dari langkah melawan Tiongkok
Rancangan Undang-Undang untuk membawa skema visa baru dilaporkan akan diperkenalkan ke parlemen hari ini (16/02).
Skema visa ini diumumkan pada bulan April tahun lalu sebagai bagian dari komitmen lebih lanjut dari pihak oposisi saat itu untuk meningkatkan bantuan ke Pasifik demi melawan pengaruh Tiongkok yang meningkat di wilayah tersebut.
Saat diumumkan, Stephen Howes dari Universitas Nasional Australia mengatakan proposal itu "unik" dan "sangat signifikan."
“Sejauh ini, semua skema mobilitas tenaga kerja untuk Pasifik bersifat sementara … tetapi ini berbeda karena memungkinkan penduduk Kepulauan Pasifik untuk pindah ke Australia bersama keluarga mereka dan tinggal di sini,” katanya.
Profesor Howes mengatakan kebijakan tersebut tampaknya ditujukan untuk membangun diaspora Pasifik Australia, yang masih sangat kecil.
Pacific Engagement Visa memiliki proses aplikasi dua langkah, di mana pemohon harus terlebih dahulu mendaftar dan membayar biaya sebesar Rp250 ribu
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Renovasi Rumah
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Kaya Susah