Rehabilitasi Lahan Kritis, Butuh Rp2 Triliun
Selasa, 18 Mei 2010 – 13:21 WIB

Rehabilitasi Lahan Kritis, Butuh Rp2 Triliun
JAKARTA- Dirjen Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial (RLPS), Indriastuti mengatakan pemerintah telah menargetkan peningkatan rehabilitasi lahan 500 ribu hektare per tahun dengan program penanaman 1 miliar pohon. Program ini diberlakukan di seluruh hutan di 32 provinsi, kecuali DKI Jakarta. "Nantinya dana ini akan kita ambil dari dana APBNP 2010 yang sudah disetujui Badan Anggaran DPR RI," cetusnya.
"Pemerintah sudah menyiapkan dana rehabilitasi untuk 100 ribu ha lahan. Jadi masih ada sisa 400 ribu hektare lahan yang belum tercover dananya," ungkap Indriastuti dalam RDP dengan Komisi IV DPR RI, Selasa (18/5).
Baca Juga:
Dari 400 ribu ha lahan kritis yang harus direhabilitasi tersebut, lanjutnya, pemerintah membutuhkan dana sekitar Rp2 triliun. Sebab, untuk rehabilitasi 1 hektare lahan membutuhkan dana sekitar Rp5 juta.
Baca Juga:
JAKARTA- Dirjen Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial (RLPS), Indriastuti mengatakan pemerintah telah menargetkan peningkatan rehabilitasi lahan
BERITA TERKAIT
- Saksi Ahli Paparkan Prinsip Kewajaran dalam Gugatan Merek di Sidang Sengketa Minyak Gosok
- Satgas Damai Cartenz Buru Komandan KKB yang Kabur dari Lapas Wamena
- BPKH Limited Perkenalkan Bumbu Khas Indonesia untuk Katering Jemaah Haji di Arab Saudi
- Gelar Aksi di Kemendag, Ribuan Pengepul Minyak Jelantah Tuntut Solusi Penghentian Ekspor
- ISDS Gelar Diskusi Bertema Ancaman Nuklir di Semenanjung Korea Bagi Perdamaian Dunia
- Waka MPR Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik