Rekanan Damkar Jabar Ditahan
Senin, 10 November 2008 – 17:30 WIB
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi mulai menahan tersangka korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar) dan alat berat di Pemerintah Provinsi Jawa Barat, 2003-2004. Giliran pertama dialami Yusuf Setiawan, pengusaha otomotif asal Depok, Jawa Barat, yang menjadi rekanan pengadaan.
Sekitar pukul 16.45 WIB petugas KPK menggiring pria bermata sipit ini menuju mobil tahanan. Belum ada keterangan resmi dari KPK dimana dia bakal menjalani penahanan pertama selama 20 hari. Yusuf sendiri menolak menjawab pertayaan wartawan, bahkan terlihat syok dengan terus menutupi wajah dengan kedua tangan.
Baca Juga:
Informasi yang berkembang, sore hingga menjelang malam ini KPK akan kembali melakukan penahan terhadap dua tersangka lain. Menurut kabar santer yang beredar di lingkungan KPK, dua tersangka yang akan ditahan itu adalah mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan yang juga terlibat kasus damkar dan alat berat., serta Jimmy Rimba Rogi, walikota Manado yang diduga korupsi dana APBD senilai 48 miliar pada tahun 2006.
Untuk kasus damkar Jabar, KPK telah menetapkan 4 tersangka kasus yang merugikan negara mencapai Rp 50 miliar tersebut. Selain Yusuf dan Danny, Mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat Ijudin Budhyana dan Wahyu Kurnia, mantan Kepala Biro Perlengkapan. Terhadap keduanya, belum diketahui kapan penyidik KPK bakal menahan. (pra)
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi mulai menahan tersangka korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar) dan alat berat di Pemerintah
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Mendes Yandri dan Mensos Gus Ipul Teken MoU, Siap Berkolaborasi Entaskan Kemiskinan
- Trisya Suherman: Lukisan Go Green Taruparwa Bisa jadi Penyemangat Para CEO
- Seniman Papua Bawa Pesan Ekologis di Jakarta Biennale 2024
- Masih Terima Endorsement Meski Sudah Jadi Pejabat Negara, Raffi Ahmad: Kan Enggak Ada Larangannya
- Anak Muda Indonesia Pendiri Desa Bumi Jadi Pembicara di Diskusi PBB
- Masyarakat Bersatu dalam Doa, Dukung Kepemimpinan Lucianty-Syaparuddin untuk Muba Sejahtera