Rekomendasi Bawaslu: Penghitungan Suara Ulang di Seluruh TPS di Surabaya

BACA JUGA: Istri Andre Taulany, Siap – siap Saja ya
”Setelah beberapa kotak suara dihitung ulang, malah menambah suara PDIP. Maka, segala upaya untuk menggagalkan proses pemilu ini akan kami lawan dan laporkan ke DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, Red),” ujar pria yang juga menjabat wakil wali kota Surabaya itu.
Whisnu memberi contoh TPS 6 Kelurahan Perak Utara, Kecamatan Pabean Cantian. Di sana saksi dari PDIP sempat melakukan protes. Saat itu partainya mengantongi 17 suara. Setelah dihitung ulang, suara PDIP lebih banyak, yakni 45.
Di TPS 3 di kelurahan yang sama, PDIP dicatat sama sekali tak mendapat suara. Setelah dicek, ternyata ada 13 orang yang mencoblos caleg PDIP.
Whisnu menemukan masih banyak kesalahan penghitungan. Dia menyayangkan tudingan kepada PDIP yang tak berdasar. Sebab, kesalahan penghitungan tersebut bisa merugikan semua parpol, termasuk PDIP. ”Sepanjang tidak ada surat resmi dari KPU (penghitungan ulang, Red), kami akan terus melakukan rekapitulasi,” ujarnya.
PDIP menjadi salah satu parpol yang memiliki saksi paling banyak di Surabaya. Partai berlogo banteng tersebut mampu menempatkan dua saksi di setiap TPS. Karena itu, PDIP bisa melakukan rekapitulasi internal secara menyeluruh. (sal/c9/oni)
Dugaan kecurangan penghitungan suara pileg diduga terjadi di Surabaya, Bawaslu rekomendasikan penghitungan suara ulang di seluruh TPS.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Satpol PP Surabaya Temukan 2 RHU Jual Miras saat Ramadan
- KAI Daop 8 Tes Narkoba Kepada 100 Pekerja, Ini Hasilnya
- Info Penting, Masyarakat Surabaya Harap Lakukan Ini Sebelum Mudik Lebaran 2025
- Inilah Hasil Drawing Barati Cup International East Java 2025
- Ada Seleksi PPPK 2024, Bukan Berarti Jumlah Guru Bertambah
- JCI East Java Dorong Pengusaha Muda Aktif Mengembangkan Diri