Relawan Jokowi Gelar Tahlilan Buat Serda Aju yang Meninggal Demi Menjaga Rekapitulasi Suara

”Kita mendoakan bangsa tercinta agar tetap damai. Masyarakat di bawah sudah menyatu, saling bersilaturahim, melupakan perbedaan politik. Semoga tak ada lagi upaya memprovokasi masyarakat, upaya merusak persatuan dengan hasutan agar tak percaya pemerintah, tak percaya KPU. Kita mohon diberi kekuatan dan ketabahan oleh Allah SWT agar negara ini selamat melewati segala ujian,” tuturnya.
(Baca Juga: Jokowi Ikut Berduka Atas Meninggalnya Pejuang Demokrasi Selama Pemilu Serentak 2019)
Kepada keluarga korban, khususnya keluarga Serda Aju, para relawan, tokoh, dan masyarakat yang hadir dalam tahlil dan doa bersama itu mendoakan agar tetap tabah dan bersabar atas musibah yang dialami.
”Insyaallah diberikan hikmah yang baik dari Allah. Kami melihat masyarakat di sekitar sini juga luar biasa dalam memberikan dukungan moril untuk keluarga almarhum. Inilah wujud kebersamaan rakyat Indonesia yang tak bisa dipecah-belah dengan hasutan serta fitnah,” ucap Ketua MAPPAN Tangerang, Mulyadi. (*adk/jpnn)
Serda Aju meninggal dunia karena kelelahan saat bertugas sebagai penjaga rekapitulasi suara di GOR Nagelasari, Kota Tangerang
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- PIK2 dan Disnaker Tangerang Buka Pelatihan Kerja Gratis
- Menjelang Lebaran, Wali Kota Sachrudin Larang ASN Tangerang Terima Gratifikasi
- Tragis! Pria di Tangerang Dimutilasi Sepupu, Potongan Tubuh Disimpan Dalam Lemari Es
- Omongan Menteri Trenggono Disebut Tidak Mendasar oleh Pihak Kades Kohod, Waduh
- Investasi Properti di Tangerang Memberi Kontribusi Rp 50 T, IDM: Bukti Dampak Positif bagi Daerah
- Kades Kohod Disebut Bersedia Bayar Denda Pagar Laut Rp 48 Miliar