Remaja 'Eggboy' Terharu Tindakannya Telah Menyatukan Masyarakat Pasca Tragedi Di Christchurch

Remaja itu menyangkal dia berafiliasi dengan partai politik atau kelompok aktivis, dengan menegaskan dirinya "pro humanity" atau mendukung kemanusiaan.
Dia mengatakan dirinya tidak menyangka senator Fraser Anning akan bereaksi terhadap insiden itu, yang dia yakini kejadian itu telah diberitakan secara "benar-benar tidak proporsional", dan dia juga mempertahankan sikapnya kalau tindakannya itu bertujuan hanya akan menjadi "bahan lelucon dengan beberapa teman".
"Tidak ada alasan untuk menyerang secara fisik siapa pun", katanya, seraya menambahkan bahwa ia dapat "memahami mengapa beberapa orang bereaksi menentang tindakannya".
Meski mengakui keputusannya untuk memecahkan telur dibagian belakang kepala Senator asal Queensland itu "bukan hal yang benar untuk dilakukan", remaja itu kemudian mengapresiasi tindakannya, seraya menunjuk pada penggalangan dana online - yang awalnya dimulai untuk membayarkan biaya proses hukumnya - yang kini telah mengumpulkan lebih dari $ 75.000 atau setara Rp754 juta.
"Telur ini telah menyatukan orang-orang dan uang yang telah dikumpulkan, puluhan ribu dolar telah dikumpulkan untuk para korban itu," katanya.
"Itu akan membantu orang-orang yang terkena dampak tragedi di Christchurch, setiap sennya."

Ketika ditanya tentang julukan barunya, remaja itu mengungkapkan dia benar-benar telah dijuluki 'Egg Boy' sebelum insiden yang dia lakukan.
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana