Remaja Ini Padukan Panorama 5 Kota Besar Dunia Dengan Langit Tasmania

Kegiatan jalan-jalan atau ‘traveling’ telah mengilhami seorang fotografer remaja untuk membuat video ilustrasi panorama dari beberapa kota besar di dunia, memasangkan mereka dengan langit malam di Tasmania.
David Lennon, siswa kelas 3 SMA dari Tasmania, telah bepergian ke New York, Los Angeles, London, Singapura dan Doha di Qatar.
Ia mengatakan, dirinya terkejut melihat betapa sedikitnya penampakan langit malam di kota-kota itu karena polusi cahaya, dan memutuskan untuk membuat video yang menunjukkan seperti apa panorama kota itu jika dipadukan dengan langit malam yang indah seperti yang dimiliki Tasmania.
"Polusi cahaya adalah jumlah massa cahaya yang besar, yang muncul di langit dan menghalangi bintang. Anda tak bisa melihat apa yang ada di baliknya dan itu bisa terlihat di awan," ungkap David.
Remaja ini menyempatkan diri mengambil video ‘timelapse’ (sekumpulan video yang diambil dengan periode beraturan) asli selama liburan keluarga tiga tahun terakhir ini, dan mengganti gambar langit kota tempat ia berlibur, dengan menggunakan program editing.
Video berdurasi 1,5 menit ini dilihat lebih dari 91.000 kali sejak diunggah dua bulan yang lalu.
"Saya pikir di Tasmania, kotanya cukup kecil, sehingga Anda bisa melihat bintang-bintang sepanjang waktu waktu di manapun Anda berada. Saya suka berada di luar. Saya membuat video ini untuk menunjukkan apa yang tak ditemui orang-orang di kota besar,” tutur David.
"Sebagian besar, responnya cukup baik. Orang-orang cukup terpesona dengan apa yang bisa Anda lihat di Tasmania," sambungnya.
Kegiatan jalan-jalan atau ‘traveling’ telah mengilhami seorang fotografer remaja untuk membuat video ilustrasi panorama dari beberapa
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang