Resmikan Halte Sungai di Kubar, Irwan DPR: Saya Hadirkan Negara di Muara Pahu Sekarang

jpnn.com, KUTAI BARAT - Anggota Komisi V DPR Irwan bersyukur dengan terbangunnya halte sungai di Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur.
Halte sungai tersebut saat ini sudah bisa difungsikan dan dimanfaatkan masyarakat setelah diresmikan pada Sabtu (23/7).
Ini merupakan halte sungai ke-9 yang usulan pembangunannya dikawal Irwan selaku anggota DPR dari Dapil Kaltim.
“Lewat aspirasi saya, alhamdulillah telah terbangun 9 halte sungai di Kaltim. Muara Pahu salah satunya yang saya resmikan ini,” kata Irwan melalui keterangan yang diterima, Senin (25/7).
Menurut Irwan, kehadiran halte sungai ini merupakan wujud rasa keadilan anggaran khususnya APBN terhadap masyarakat Kutai Barat, khususnya Muara Pahu.
“Saya hadirkan negara di Muara Pahu sekarang. Tidak hanya halte sungai, tetapi program pemerintah pusat lain bersumber APBN, seperti padat karya BSPS atau rumah layak huni, sanitasi desa, dan PISEW dari Kementerian PUPR,” sebut legislator dari Fraksi Partai Demokrat itu.
Kepala Balai Transportasi Darat Wilayah XVII Kaltim-Kaltara Muiz Thohir menyampaikan halte sungai merupakan sarana vital dalam transportasi sungai, khususnya sungai Mahakam ini.
“Saya sudah melakukan beberapa survei lokasi sepanjang Mahakam sejak Mahulu hingga ke Kubar. Pelayaran sungai masih menjadi mayoritas, sehingga banyak diperlukan halte-halte sungai lainnya,” jelas Muiz.
Muiz juga berharap dukungan DPR atas rencana pembangunan halte sungai mengingat banyak lokasi juga perlu dibangun.
Anggota Komisi V DPR Irwan menyampaikan pembangunan halte sungai merupakan wujud hadirnya negara di Muara Pahu, Kutai Barat, Kaltim
- Komisi VI DPR Sidak Jasa Marga, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2025
- Bicara di Bursa, Misbakhun Tegaskan MBG Program Mulia
- Misbakhun Buka-bukaan Data demi Yakinkan Pelaku Pasar di Bursa
- Aksi Tolak RUU TNI Masih Berlangsung, Sejumlah Pedemo Dibawa Sukarelawan Medis
- RUU TNI Disahkan Jadi UU, Sekjen KOPI Kecam Segala Bentuk Aksi Kekerasan yang Mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa
- DPR Segera Bahas RKUHAP, Muncul Penegasan Penyidikan Harus Pakai CCTV