Resolusi 2011 Pemerintah Italia yang Didukung Warga
Enyahkan Kantong Plastik di Toko dan Supermarket
Sabtu, 01 Januari 2011 – 22:20 WIB
Di Inggris, larangan tas plastik diterapkan kali pertama oleh pemerintah Kota Modbury di Devon County. Mulai April 2007, pemkot setempat melarang pemakaian kantong plastik di seluruh toko dan supermarket. Kebijakan senada lantas diterapkan beberapa pemkot lain di Negeri Ratu Elizabeth II itu. Pada Februari 2008, ritel terbesar Inggris Marks and Spencer tidak lagi membagikan kantong plastik gratis kepada konsumen.
Baca Juga:
Sebenarnya, jauh sebelum Italia atau negara-negara anggota UE lain melarang penggunaan kantong plastik, Republik Irlandia sudah lebih dulu memberlakukannya. Pemerintahan Presiden Mary McAleese menerbitkan aturan yang melarang setiap toko dan supermarket memberikan kantong plastik gratis kepada konsumen. Untuk tiap kantong yang mereka gunakan, konsumen dikenai biaya. Dampaknya sungguh fantastis. Sejak aturan itu diberlakukan, pemakaian kantong plastik berkurang hingga 90 persen.
Keberhasilan Republik Irlandia itulah yang lantas membuat pemerintah Italia serius menggodok dekrit anti-kantong plastik tersebut. Apalagi, dibandingkan negara-negara Eropa lainnya, pemakaian kantong plastik di Negeri Menara Pisa itu merupakan yang tertinggi. Tiap tahunnya, masyarakat Italia menggunakan sedikitnya 20 miliar kantong plastik. Artinya, tiap individu memanfaatkan sekitar 300 kantong plastik dalam waktu setahun.
Kemarin, kelompok pecinta lingkungan Italia menyambut baik pengumuman resmi pemerintah soal pemberlakuan dekrit anti-kantong plastik tersebut. Menurut mereka, plastik yang menjadi bahan baku kantong-kantong belanja gratis di hampir seluruh toko dan supermarket dunia itu merupakan polutan paling jahat. Sebab, selain membutuhkan banyak bahan bakar dalam memproduksinya, kantong plastik juga sangat sulit terurai saat sudah menjadi sampah.
ROMA - Italia punya cara unik menyambut 2011. Mulai hari ini, pemerintahan Perdana Menteri (PM) Silvio Berlusconi melarang penggunaan kantong plastik
BERITA TERKAIT
- Kebakaran Hutan di California Sudah Renggut 24 Nyawa
- Jaga Demokrasi, 60 Universitas Jerman Angkat Kaki dari X
- Ukraina & Suriah Perkuat Hubungan Diplomasi Kemanusiaan di Tengah Invasi Rusia
- Gencatan Senjata Tak Berpengaruh, Tentara Israel Tetap Lakukan Pelanggaran di Lebanon
- Arab Saudi Janjikan Pelayanan Kelas Dunia untuk Jemaah Haji & Umrah
- Korsel Diguncang Skandal Politik, Korut Pamer Rudal Hipersonik