Respons Fraksi PSI DKI Setelah Serap Aspirasi Soal FPSA di Tebet

jpnn.com, JAKARTA - Anggota DPRD DKI dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) August Hamonangan meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk meninjau kembali Pembangunan Fasilitas Pengelolaan Sampah Antara (FPSA) di Tebet.
August menyampaikan hal itu untuk merespons aspirasi warga Tebet, Jakarta Selatan yang menolak rencana pembangunan FPSA karena berdekatan dengan pemukiman serta area publik lainnya dan berpotensi mengganggu kenyamanan dan mencemari udara.
“Aspirasi warga Tebet yang menolak itu (FPSA) harus menjadi pertimbangan utama bagi Dinas Lingkungan Hidup,” ujar August, Rabu (8/9/2021).
August menerangkan dirinya sudah meninjau langsung lokasi yang nantinya digunakan sebagai FPSA yang masuk dalam wilayah Tebet Barat.
Sebelumnya, lokasi tempat pembuangan sampah persis berada di samping Taman Tebet. Namun, kata dia, menurut perkembangan terakhir sudah dipindahkan.
Meskipun sudah dipindah, dia menyayangkan karena lokasinya masih berdekatan dengan Taman Tebet, bersebelahan dengan Ruang Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Akasia serta pemukiman warga.
“Saya sudah meninjau lokasi dan memang sebelum dimulainya perpindahan TPS dari Taman Tebet pindah ketempat yang sekarang itu dekat RPTRA, saat itu sempat ada penolakan warga,” terangnya.
August menyebut para anggota DPRD dari PSI akan membantu warga dengan mencari jalan agar aspirasi warga bisa tersalurkan.
Fraksi PSI DPRD DKI merespons aspirasi warga Tebet, Jakarta Selatan yang menolak rencana pembangunan FPSA (Pembangunan Fasilitas Pengelolaan Sampah Antara).
- Menteri LH Ingatkan Tragedi TPA Leuwigajah Jadi Momentum Refleksi Pengelolaan Sampah
- Bendera PSI Perorangan Berkibar di Sejumlah Ruas Jalan Jakarta
- PSI Instruksikan Kepala Daerah Melayani Rakyat, Bukan Partai
- Farhan-Erwin Langsung Fokus Penanganan Sampah di Kota Bandung Setelah Dilantik
- Komisi B DPRD DKI Tegaskan Subsidi Air Hanya untuk Masyarakat Kecil
- DPRD DKI Dukung Program Water Purifier PAM Jaya