Respons Gus Jazil MPR Tentang Rencana Pemerintah Membubarkan Lembaga Tidak Produktif

Meski demikian Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu menyebut juga perlu dipikirkan resiko dari pembubaran lembaga, yakni terjadinya pengangguran baru dari pegawai honorer atau paruh waktu yang selama ini bekerja di lembaga tersebut.
Untuk itu pria yang akrab dipanggil Gus Jazil itu berharap pemerintah benar-benar selektif bila hendak membubarkan lembaga yang dianggap tak produktif.
“Cukup separuh dari 96 lembaga itu,” tuturnya.
Dirinya mengandaikan bila bangsa ini tidak dalam keadaan sulit karena pandemi Covid-19 yang meluluhlantakan segala bidang, dirinya lebih sepakat bila lembaga dan komisi yang tidak produktif dipertahankan dengan catatan harus bisa diefektifkan dan ditingkatkan kinerjanya.
“Dalam pandangan saya sebagai wakil ketua MPR bidang hubungan antar lembaga, lembaga dibentuk untuk tujuan membantu kinerja pemerintahan,” ujarnya.(jpnn)
Simak! Video Pilihan Redaksi:
Gus Jazil MPR RI merespons rencana Pemerintahyang mewacanakan pembubaran lembaga yang tidak produktif.
Redaktur & Reporter : Friederich
- 3 Juta Lulusan SMA/SMK Menganggur, Waka MPR: Berbagai Langkah Harus Segera Diambil
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI
- Pemerintah Siapkan Retret Gelombang Kedua untuk Kepala Daerah
- Danantara dan Komitmen Presiden Bagi Hilirisasi SDA-Tanaman Pangan
- Waka MPR Dorong Pemda Proaktif Sosialisasikan Persyaratan SPMB 2025 Secara Masif
- Fenomena Pendatang Saat Mudik, Wagub Jabar: Jangan Membebani Pemerintah!