Respons Petinggi PSSI Terkait Bali United Gabung di Bursa Saham Indonesia
![Respons Petinggi PSSI Terkait Bali United Gabung di Bursa Saham Indonesia](https://cloud.jpnn.com/photo/arsip/watermark/2018/11/25/ilustrasi-pssi-foto-dokjpnncom.jpg)
jpnn.com, JAKARTA - Plt Ketua Umum PSSI Iwan Budianto menanggapi positif langkah Bali United FC yang melantai di bursa saham Indonesia sejak Senin (17/6). Kini, PSSI fokus mempelajari kemungkinan-kemungkinan adanya cross ownership dari pemilik klub yang satu dengan yang lain.
"Sementara kami masih di tataran larangannya itu cross ownership. Yang akan kami pelajari itu, cross ownership itu apakah pemilik klub yang lain tidak boleh membeli saham yang lain, kalau misalnya jumlahnya tidak pada saham yang mayoritas, tidak sebagai saham pengendali, apakah itu boleh atau tidak, kami sedang konsulkan ke FIFA," ungkapnya.
Pria yang pernah menjabat sebagai CEO Arema FC tersebut optimistis FIFA tak akan mempermasalahkan dan setuju dengan kepemilikan saham di beda klub yang persentase sahamnya tak terlalu besar.
"Rasanya, kalau bukan saham mayoritas pastinya sih enggak ada masalah. Tapi kami tetap akan konsultasi,” tegas Iwan.
Sebelumnya, pria yang pernah menjabat sebagai Ketua BLAI itu menegaskan langkah Bali United yang sudah IPO di bursa saham merupakan mimpi transparansi klub yang selama ini diidamkan PSSI.
"Ketika sebuah klub itu melepas sahamnya, dia akan semakin terbuka, dia dituntut untuk semakin transparan dan sebagainya. Nah itu yang kami pengin di sepak bola Indonesia,” tandas Iwan.(dkk/jpnn)
Plt Ketua Umum PSSI Iwan Budianto menanggapi positif langkah Bali United FC yang melantai di bursa saham Indonesia sejak Senin (17/6) kemarin.
Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad
- Erick Thohir Ungkap Alasan Mendatangkan Wasit Asing di Liga 1 & 2
- Langkah PSSI Menambah Pelatih Berkualitas, Terapkan Metode Ini
- Menang dari PSS Sleman, Bali United Mengancam Persebaya di Klasemen Liga 1
- Inilah Daftar Pemain Timnas U-20 Indonesia untuk Piala Asia U-20 2025
- Erick Thohir Ungkap Sebuah Pesan kepada Ole Romeny, Calon Bomber Timnas Indonesia
- Naturalisasi Matikan Masa Depan Pemain Lokal, Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Usulkan Pemain Asing Maksimal 50 Persen