Revisi Permenkeu Hambat Tunjangan Guru
Kamis, 09 September 2010 – 04:40 WIB

Revisi Permenkeu Hambat Tunjangan Guru
JAKARTA - Kementerian Keuangan (kemenkeu) dinilai lambat dalam menyelesaikan proses pencairan tunjangan profesi pendidik (TPP) guru tahun anggaran 2010. Janji Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) untuk menuntaskan TPP sebelum lebaran terpaksa dibatalkan. Sebanyak 20 persen guru terpaksa belum bisa menikmati TPP saat lebaran. Meski begitu, kata dia Kemendiknas tetap berupaya untuk menepati janjinya dengan mencairkan TPP sebelum lebaran tiba. Hingga kemarin, menurut Baidowi, sekitar 20 persen guru yang masih belum mendapatkan haknya dari TPP.
Dirjen Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Baidowi mengatakan, belum tuntasnya pencairan TPP itu akibat revisi Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) No. 1.01/ PMK.05/2010 masih belum selesai. "Baru kemarin (7/9) saya tanya lagi ke Kemenkeu, jawabannya masih sama," ujarnya saat dihubungi Jawapos kemarin.
Baca Juga:
Kata dia, pihak Kemenkeu masih belum merampungkan revisi. Informasi terakhir yang dia terima, saat ini draf revisi masih berada di meja Tata Usaha (TU). "Ya tentunya enggak bisa direalisasi sekarang," ucap Baidowi.
Baca Juga:
JAKARTA - Kementerian Keuangan (kemenkeu) dinilai lambat dalam menyelesaikan proses pencairan tunjangan profesi pendidik (TPP) guru tahun anggaran
BERITA TERKAIT
- Pesan Kepala BPKH kepada Wisudawan UI: Jadilah Pribadi yang Impactful
- Kemendikdasmen: Tes Kemampuan Akademik Berlaku Tahun Ini untuk Kelas 12 SMA/SMK
- Universitas Bakrie Kukuhkan Prof. Dr. Siti Rohajawati Jadi Guru Besar di Bidang Knowledge Management
- Kerja Sama Universitas Indonesia dan Nusameta Demi Siapkan Keterampilan Digital
- Ada Seleksi PPPK 2024, Bukan Berarti Jumlah Guru Bertambah
- Lestari Moerdijat Tekankan Transparansi Penyaluran Beasiswa PIP Harus Dikedepankan