Revolusi Mental, Personel Polri Jangan Lagi Menakuti Masyarakat

jpnn.com - JAKARTA--Gerakan revolusi mental tidak akan berhasil tanpa kesadaran dan keikhlasan seluruh pimpinan serta segenap elemen bangsa.
Untuk itu Menteri Pendayagunaan Aparaur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN), Polri dan TNI harus mengubah mindset dan culture set, dari minta dilayani menjadi aparatur yang melayani masyarakat.
“Aparatur negara harus hadir di tengah masyarakat, dan melayani masyarakat sesuai tugas serta fungsinya masing-masing,” kata Yuddy, Rabu (12/11.)
Sebagai aparat keamanan, lanjut Yuddy, Polri wajib hadir di tengah masyarakat. Bukan untuk menakut-nakuti, tetapi memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Secara pribadi, anggota polisi sebaiknya juga menyatu dengan denyut nadi kehidupan sehari-hari masyarakat, sehingga tahu persis apa yang menjadi kebutuhannya.
"Seluruh aparatur negara, baik sipil (PNS), Polri serta TNI harus menjadi teladan. Caranya bagaimana? Dengan hidup sederhana, berdisiplin, selalu bersikap ramah, murah senyum, tidak korupsi, rajin bekerja, dan menunjukkan kinerja yang baik. Di samping selalu siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, kapan pun dibutuhkan," paparnya. (esy/jpnn)
JAKARTA--Gerakan revolusi mental tidak akan berhasil tanpa kesadaran dan keikhlasan seluruh pimpinan serta segenap elemen bangsa. Untuk itu
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- SIF Perkuat Kemampuan Pendidik & Terapis Indonesia untuk Anak-Anak Berkebutuhan Khusus
- Pram-Rano Buka Kemungkinan Lanjutkan Pembangunan ITF Sunter yang Digagas Anies
- Bonggas Chandra Tegaskan Sekda Sebagai Partner Strategis Bagi Kepala Daerah
- Masuk Ancol Gratis Sepanjang Ramadan, Ngabuburit Makin Seru
- Ternyata Prajurit TNI di Daerah Dapat Jatah Motor Listrik
- Info KPK soal Dugaan Suap Pemilihan Ketua DPD, Tunggu Saja!