RI Boyong Super Hercules C-130J, Pengamat: Diplomasi Pertahanan Prabowo Sukses

jpnn.com, JAKARTA - TNI AU kembali kedatangan pesawat Super Hercules C-130J. Ini adalah unit kedua dari lima pesawat yang diboyong oleh Indonesia.
Pesawat asal Amerika Serikat (AS) yang akan memperkuat postur pertahanan udara Indonesia tersebut rencananya akan sepenuhnya tiba pada Januari 2024.
Akuisisi alutsista dari AS yang dilakukan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ini memiliki tantangan tersendiri. Negara itu diketahui mempunyai regulasi yang ketat terkait penjualan alutsista.
Pengamat pertahanan Piebo Dimas Perdana mengatakan, AS dalam hal ini memiliki aturan tersendiri seperti FMS, DCS, hingga ITAR. Keseluruhannya adalah proses yang rumit, panjang, dan membutuhkan memampuan lobi mumpuni.
“Hal ini membuat setiap upaya mempercepat pengadaan menjadi prestasi lebih, karena menunjukkan kemampuan diplomasi pertahanan Pak Prabowo,” kata Piebo.
Ia melanjutkan berkat diplomasi tersebut, Indonesia berhasil meyakinkan AS untuk menjual alutsistanya kepada negara ini.
“Kemampuan diplomasi pertahanan menjadi salah satu faktor utama untuk mendukung pemenuhan target modernisasi TNI dalam program MEF 2024,” tutup Piebo.(dkk/jpnn)
TNI AU kembali kedatangan pesawat Super Hercules C-130J. Ini adalah unit kedua dari lima pesawat yang diboyong oleh Indonesia.
Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Muhammad Amjad
- Waka MPR Eddy Soeparno Angkat Bicara soal Protes AS Terhadap Kebijakan TKDN Indonesia
- Prabowo Terima Ucapan Idulfitri 1446 H dari Pemimpin Negara Sahabat
- Soal Kebijakan Tarif Trump, Prabowo dan Pemimpin ASEAN Atur Strategi
- Tak Ada Alasan Menunda Pengangkatan CPNS & PPPK 2024, BKN Beri Peringatan Tegas
- Prabowo Kirim Tim Lobi ke AS untuk Negosiasi Tarif Impor Donald Trump
- Didit Hediprasetyo Jadi Kekuatan Tak Terduga Milik Prabowo