Ribuan Pekerja Terampil Tetap Tidak Bisa ke Australia Meski Sudah Memiliki Visa

Warga negara Ukraina itu tinggal di Afrika Selatan bersama istrinya, Judy, dan putranya yang masih kecil, Christopher.
Istrinya memiliki keluarga di Australia, dan Turianskyi mengatakan mereka telah memutuskan bermigrasi ke negara ini.
Menjelang akhir 2019, dia berhasil mendapatkan visa pekerja terampil regional, dan merencanakan pindah ke Adelaide bersama keluarganya.
Yarik mengaku telah menjual rumah mereka, memesan tiket pesawat, dan menyiapkan mental untuk memulai hidup di negara lain.
Kemudian pandemi COVID-19 melanda.
Dia sedang mengurus biaya pengiriman barang ketika mendengar berita bahwa Australia telah menutup perbatasannya.
Sejak itu mereka terjebak. Penantian berlangsung berminggu-minggu, berbulan-bulan, dan sekarang hampir satu setengah tahun.
Keluarga itu harus pindah dari rumah mereka pada Juli tahun lalu dan sejak itu hidup berpindah-pindah.
Sudah bertahun-tahun keluarga ini berusaha untuk bisa tinggal dan kerja di Australia
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi