Ribuan Santri Ikut Rapid Test Corona di Bekasi

jpnn.com, BEKASI - Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 menggelar rapid test untuk santri serta mahasiswa Pondok Pesantren Modern Gontor yang berdomisili di Kota Bekasi.
Kegiatan ini diselenggarakan di Stadion Candrabraga, Kota Bekasi, Minggu (7/5) pukul 07.30 WIB dengan diikuti ribuan santri dan calon santri sebagai bagian dari persiapan sebelum kembali ke pondok.
Ketua Umum Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 Sandiaga Uno mengapresiasi seluruh aparatur pemerintahan Kota Bekasi serta jajaran TNI-Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) atas terselenggaranya acara tersebut.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kota Bekasi juga aparat profesi TNI, Polri dan BIN yang melaksanakan rapid test di Kota Bekasi untuk seribu masyarakat khususnya beberapa anggota masyarakat dari siswa-siswi, santriwan-santriwati dan mahasiswa Universitas Gontor," ucap Sandi di lokasi.
Menurut dia, kegiatan tersebut bertujuan untuk menekan jumlah angka penderita Covid-19 di kalangan pelajar. Sebab, para santri ini akan kembali ke pondok di Jawa Timur.
Lebih lanjut kata Sandi, bagi masyarakat yang diketahui reaktif melalui rapid test akan ada penanganan selanjutnya, yaitu tes berbasis PCR yang juga sudah disediakan.
"Seandainya positif berdasarkan PCR, nanti akan dirujuk langsung sesuai protokol yang sudah ditetapkan di Kota Bekasi," katanya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Pondok Pesantren Modern (IPPM) Gontor cabang Bekasi Irfan Sidik menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini.
Sandiaga Uno mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk menekan jumlah angka penderita Covid-19 di kalangan pelajar.
- ISACA Indonesia Lantik Pengurus Baru 2025-2027 di Annual General Meeting 2025
- Sandiaga Uno: Istikamah Jadi Kunci OK OCE Memperluas Bisnis dan Lapangan Kerja
- Sandiaga Uno: SI IKLAS jadi Awal Kebangkitan Ekonomi
- Banjir Bekasi Maret 2025, Kita Bukan Bangsa Pengendali Air?
- Petaka Banjir Bekasi Maret 2025, CCTV Lenyap dan Bendungan Peninggalan Belanda
- Sandiaga Uno Dorong Bali menjadi Pusat Wisata Medis