Ridwan Kamil Bantah Diperintah Prabowo Tidak Menggugat Hasil Pilkada
jpnn.com, JAKARTA - Calon Gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil membantah bahwa batalnya gugatan hasil Pilkada Jakarta ke Mahkamah Konstitusi (MK) adalah atas perintah Presiden Prabowo Subianto.
RK mengakui sempat menanyakan langkah itu ke Prabowo. Namun, Ketum Umum Partai Gerindra itu menyerahkan sepenuhnya ke hasil musyawarah tim pemenangan.
Hal itu dia ungkapkan dalam konferensi pers Ridwan Kamil-Suswono di DPD Partai Golkar, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (13/12).
“Masukan-masukan dari pimpinan tentu kami tanya. Termasuk tentunya ke Pak Prabowo sendiri, tapi sifatnya bukan perintah, semua diserahkan kembali kepada forum musyawarah ini,” ucap RK di Kantor DPD Partai Golkar Jakarta, pada Jumat (13/12).
Dia mengakui mereka terlibat debat panjang sebelum akhirnya mengambil langkah tak mengajukan gugatan ke MK.
“Walaupun materi gugatan ke MK sudah siap, karena kami menemukan banyak sekali fakta, banyak sekali substansi, dan temuan-temuan yang perlu diklarifikasi dan dikonfirmasi,” kata dia.
Dia pun mengucapkan selamat kepada Pasangan Terpilih Pramono Anung-Rano Karno ‘Si Doel’ di Pilgub Jakarta 2024.
Ridwan Kamil mengakui keunggulan Pram-Rano dengan selisih perolehan suara sekitar 10 persen.
Ridwan Kamil membantah bahwa batalnya gugatan hasil Pilkada Jakarta ke Mahkamah Konstitusi (MK) adalah atas perintah Presiden Prabowo Subianto.
- Tolak PPPK, Ribuan Honorer Satpol PP Desak Prabowo Turun Tangan
- Anggaran MBG Bakal Ditambah, Nilainya Bikin Melongo
- Legislator NasDem Dukung Program Prabowo, Tetapi Kritik Keras Rencana Raja Juli
- Kembali Terpilih jadi Gubernur Sumsel, Herman Deru Siap Menyukseskan Program MBG
- Program MBG Bukti Presiden Prabowo Berkomitmen Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
- Politikus Senior PDIP Minta Presiden Prabowo Hentikan KPK Kriminalisasi Orang