Rieke Minta Jokowi Cekatan soal RUU Anti-Kekerasan Seksual

Ketua Komnas Perempuan Azriana mengapresiasi sikap DPR yang menginisiasi RUU Penghapusan Kekerasan Seksual. Dia mengatakan, RUU ini nanti harus mengatur dari perspektif gender.
"Kalau tidak digunkaan perspetif gender maka tidak ada beda dengan UU lain. Maka harus dilihat dari perspektif gender," katanya di kesempatan itu.
Sedangkan Komisioner Komnas HAM Siti Noor Laila menilai RUU ini sudah cukup komprehensif mengatur pencegahan, penanganan dan pemulihan korban tindak kekerasan seksual. "Tinggal bagaimana hukum acara mengatur sudah harusnya dilengkapi," ujarnya.
Menurut dia, kekerasan seksual berbasis gender tidak selalu perempuan. Karenanya harus dipikirkan anak jalanan juga yang banyak terjadi kekerasan seksual sesama maupun berlawanan jenis.
"Harus hati-hati betul, bagaimana mensinkronkan dengan KUHP," katanya.(boy/jpnn)
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta pemerintah segera merespons Rancangan Undang-undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual.
Redaktur & Reporter : Boy
- Pembunuhan Juwita oleh Oknum TNI AL Diduga Terencana, Ada Bukti
- Keluarga Jurnalis yang Dibunuh Oknum TNI AL Punya Bukti Soal Kekerasan Seksual
- Penyidik Usut Indikasi Kekerasan Seksual oleh Oknum TNI AL terhadap Juwita
- 3 Berita Artis Terheboh: Ridwan Kamil Merasa Difitnah, Titiek Puspa Dirawat
- Uang Ganti Rugi Tanah Mat Solar Cair, Rieke Diah Pitaloka Merespons Begini
- Oknum Guru Sontoloyo Ini Ajak Siswi ke Ruang OSIS, Terjadilah