Rini Dorong Pembangunan Pelabuhan Internasional di Bengkulu

Untuk proyek pembangunan rel Kereta Api, saat ini kata Rini sedang pelajari.
“Tadi Pak gubernur sudah memberitahu, mengatakan kepada saya, potensinya untuk menyambungkan Kereta Api, dari Bengkulu ke Kota Padang, Lubuk Linggau, Sumsel. Why not (Kenapa tidak,red), itu bisa saja terwujud. Saya akan pelajari, InsyaAllah dikoneksikan dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI), dengan seizin Kementerian Perhubungan, kita bisa membangunnya. Lalu dikelola BUMN PT KAI. Saya juga sangat suka itu ada,” papar Rini.
Termasuk Bandara Fatmawati, akan dikoordinasikan dengan Kementerian Perhubungan. Dari status pengelolaan yang selama ini ditangani UPT Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, akan dikelola BUMN Angkasa Pura II.
“Beberapa sektor yang ada di Bengkulu itu memiliki prospek yang sangat baik dan dimungkinkan akan dikelola BUMN,” tutur Rini. Tambahnya, “Bandara Fatmawati, kalau ke Angkasa Pura II, mau dilihatkan potensi lebih lanjut, ke depannya bisa menjadi Bandara Internasional,” ujarnya.(rif/ndri/rls)
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) se Indonesia menggelar rapat koordinasi di Bengkulu.
Redaktur & Reporter : Budi
- Perhutani Hadirkan Posko Mudik BUMN 2025 di Pelabuhan Batam & Baubau
- Aset BUMN Tak Cukup Tutupi Utang, Pengamat: Ini Tanda Bahaya Serius
- Dukung Kelancaran Arus Mudik, ASDP Lepas 106 Peserta Mudik Gratis ke Bandar Lampung
- Gelar Program Mudik Gratis 2025, Bank Mandiri Lepas 8.500 Pemudik dengan 170 Bus
- Kementerian BUMN Lepas Peserta Mudik Gratis dengan 200 Kota Tujuan
- Untuk Ketiga Kalinya FW BUMN Gelar Mudik Gratis Naik KA Wisata