Rizieq Shihab dan TNI-Polri Diminta Jangan Berlebihan
"Kita ini masih berjuang mengatasi pandemi. Gelombang kedua tengah terjadi di Eropa. Ekonomi kita tengah beranjak naik kembali untuk pulih dari resesi. Jangan gara-gara pernyataan yang tidak perlu, atau stetemen yang tidak arif, statement penuh kebencian, apa-apa yg sudah kita capai menjadi sia-sia," kata Willy.
Willy juga menilai pernyataan Kapolri maupun Panglima ditujukan kepada siapa pun, utamanya tokoh masyarakat, pemuka agama, figur publik, termasuk para kepala daerah.
Namun, Willy mengingatkan politik itu harus bertujuan untuk menata kehidupan bersama, merumuskan kebaikan, dengan cara yang baik pula.
"Politik itu bukan untuk menyingkirkan yang berbeda, apalagi menindas yang kecil atau yang minor. Jika itu yang terjadi, itu namanya kesewenang-wenangan, itu namanya kezaliman, bukan politik," kata Willy. (tan/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
Anggota Komisi I DPR RI Willy Aditya meminta Habib Rizieq Shihab dan TNI-Polri sama-sama menahan diri.
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga
- Kerja Kapolda Metro dapat Sorotan Buntut Kasus DWP
- Kasus Pemerasan Penonton DWP, Polri Beri Sanksi Demosi Lagi Seorang Personel
- Kasus Pemerasan di DWP, LBH Jakarta Sebut Kapolda Metro Jaya Harus Ikut Bertanggung Jawab
- Kasus Pemerasan Penonton DWP, 2 Polisi Lagi Kena Demosi
- LPSK Bakal Temui Keluarga Korban Penembakan oleh Oknum TNI AL
- Oknum TNI AL Pelaku Penembakan Bos Rental Mobil Punya Tugas Khusus di Tentara