Rob Rama Rambini, Pria Indonesia Pertama yang Berlayar Seorang Diri dari California ke Bali
Baru Meniti 185 kilo meter, Layar Robek, Nekat Berlayar
Jumat, 27 Mei 2011 – 08:08 WIB

Rob Rama Rambini, Pria Indonesia Pertama yang Berlayar Seorang Diri dari California ke Bali
Akhirnya, pada 2005 Rama membeli sebuah kapal layar bernama Kona. Itu adalah nama sebuah distrik di Hawaii atau bisa juga nama sebuah kopi campuran.
Kapal berbobot 14 ton itu memiliki panjang 30 feet/kaki atau sekitar 9 meter dan lebar 9,5 feet atau sekitar 3 meter, dengan tiga tiang layar setinggi 12 meter. Kapal dua silinder dengan jenis motor diesel berdaya 16 PK itu hanya dilengkapi alat sederhana, seperti kompas dan GPS (global positioning system). Tidak ada peralatan canggih seperti radar maupun pembaca cuaca.
Kona memang bukan kapal baru, melainkan kapal bekas yang dibuat pada 1966. Berarti umurnya sudah 39 tahun. Karena itu, saat dibeli Rama, harganya cukup murah, sekitar USD 10 ribu atau Rp 90 juta (dengan kurs Rp 9.000 = 1 USD).
Untuk memahami dunia pelayaran, selain dengan membaca buku, Rama mengambil kelas kursus pelayaran. Dia membayar USD 350 atau sekitar Rp 3,1 juta untuk ikut kursus privat dasar-dasar pelayaran dengan berlayar di Bay Area, kawasan teluk dekat San Francisco, yang terkenal dengan arus laut dan anginnya yang kencang. "Kalau ikut kursus lengkap, biayanya bisa ribuan dolar (AS). Tapi, karena hanya belajar basic (dasar) saja, jadi biayanya murah," ceritanya.
Rob Rama Rambini telah dikukuhkan sebagai orang Indonesia pertama yang berani berlayar seorang diri dari Pantai Oakland, California, Amerika Serikat,
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara