Rocky Gerung vs Sentul City, Fadli Zon: Ini Sebenarnya Puncak Gunung Es
jpnn.com, PURWOKERTO - Anggota Komisi I DPR Fadli Zon menanggapi adu klaim kepemilikan antara salah seorang warga yang juga pengamat politik Rocky Gerung dan PT Centul City Tbk atas lahan di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Mantan wakil ketua DPR itu mengatakan bahwa kasus PT Sentul City Tbk, sebagai puncak gunung es terkait dengan kasus-kasus pertanahan yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia.
"Kasus Sentul City ini sebenarnya puncak gunung es, kasus tanah terjadi di mana-mana, di seluruh Indonesia. Kami banyak mendapat pengaduan (terkait kasus tanah di Indonesia),” kata Fadli di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (21/9) sore.
Politikus Partai Gerindra mengaku sewaktu masih mejadi wakil ketua DPR RI, setiap hari mendapatkan pengaduan terkait kasus tanah yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia.
"Jadi, jangan sampai tanah itu dikuasai oleh sedikit orang, oleh korporasi-korporasi besar, apalagi korporasi asing. Tanah ini, kan, satu yang pusaka," ungkap Fadli Zon.
Anak buah Prabowo Subianto di Partai Gerindra itu menegaskan tidak ingin rakyat menjadi korban dalam sengketa tanah. Menurut dia, saat sekarang ini saja, kepemilikan tanah oleh petani itu di bawah 0,2 hektare.
"Seharusnya seperti yang diinginkan oleh Pak Jokowi dengan program sertifikasi, ya, harusnya diutamakan sertifikasi tanah untuk rakyat, bukan untuk korporasi," kata legislator dari Dapil V Jawa Barat (Kabupaten Bogor), itu.
Lebih lanjut Fadli mengatakan pihak Sentul City harus diinvestigasi terkait dengan bagaimana perusahaan itu bisa mengeklaim wilayah seluas ratusan bahkan ribuan hektare di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jabar.
Fadli Zon merespons adu klaim kepemilikan antara Rocky Gerung dan PT Sentul City Tbk atas lahan di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jabar.
- LCCM 2024 Digelar, Fadli Zon Soroti Pentingnya Museum sebagai Pusat Edukasi Budaya
- Eks Konjen RI di Karachi Dukung Fadli Zon Perjuangkan Dangdut jadi Warisan Dunia
- Bank DKI Disomasi Terkait Pengambilalihan Aset di Jalan Wijaya
- Akses Gerbang SDN 1 Petir Ditutup dengan Tumpukan Batu, Kok Bisa?
- Nadiem Makarim Titipkan Guru, Dosen, Tendik & Pegiat Seni kepada Menteri Baru, Mengharukan
- Tok! Muller Bersaudara Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara Buntut Sengketa Lahan di Dago Elos