Rogoh Rp 4 Miliar Demi Pulangkan Nazar
Diperkirakan Baru Minggu Sampai Jakarta
Jumat, 12 Agustus 2011 – 05:25 WIB

Tersangka kasus suap proyek wisma atlet SEA Games, M Nazaruddin, ketika digelandang petugas Kepolisian Nasional Kolombia (Central Directorate of the Judicial Police and Intelligence/DIJIN) untuk dideportasi. Foto : AFP
JAKARTA - M. Nazaruddin memang sudah tertangkap di Kolombia Minggu (7/8), tetapi mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu tetap saja merongrong keuangan negara. Bagaimana tidak, untuk memulangkannya dari Kolombia saja butuh kocek hingga Rp 4 miliar. Itu digunakan untuk menyewa pesawat dari Bogota menuju Jakarta. Kabar yang berhembus, banderol pesawat yang disewa untuk memulangkan Nazaruddin menembus Rp 4 miliar. Namun, Michael menegaskan jika harga mahal itu masih bisa berubah tergantung dengan proses negosiasi. Sebab, bisa jadi harga yang dipasang bisa berkurang. "Itu masih perhitungan awal," jelasnya.
Hal itu diungkapkan Dubes Indonesia untuk Kolombia Michael Menufendu kepada Jawa Pos. Dia mengatakan rencana pemulangan itu sudah hampir selesai kerena urusan dengan imigrasi Kolombia sudah beres. Kini, tinggal menanti kesepakatan dengan perusahaan penerbangan untuk bersedia memberikan layanan khusus. "Kami akan mencarter pesawat," ujarnya.
Baca Juga:
Michael menjelaskan, untuk memulangkan Nazaruddin pihaknya ingin menggunakan pesawat berjenis Boeing. Hal itu diperlukan untuk meminimalisir kemungkinan kaburnya Nazaruddin. Usaha menutup kemungkinan terburuk itulah yang menjadi dasar diperlukannya pesawat sewaan. "Sekarang masih negosiasi harga dan waktu pemberangkatan," imbuhnya.
Baca Juga:
JAKARTA - M. Nazaruddin memang sudah tertangkap di Kolombia Minggu (7/8), tetapi mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu tetap saja merongrong
BERITA TERKAIT
- Saksi Ahli Paparkan Prinsip Kewajaran dalam Gugatan Merek di Sidang Sengketa Minyak Gosok
- Satgas Damai Cartenz Buru Komandan KKB yang Kabur dari Lapas Wamena
- BPKH Limited Perkenalkan Bumbu Khas Indonesia untuk Katering Jemaah Haji di Arab Saudi
- Gelar Aksi di Kemendag, Ribuan Pengepul Minyak Jelantah Tuntut Solusi Penghentian Ekspor
- ISDS Gelar Diskusi Bertema Ancaman Nuklir di Semenanjung Korea Bagi Perdamaian Dunia
- Waka MPR Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik