Rp 1,35 Triliun untuk Bangun Merapi
Selasa, 19 April 2011 – 03:29 WIB

Rp 1,35 Triliun untuk Bangun Merapi
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan duit Rp 1,35 trilun, untuk membangun kawasan terdampak bencana letusan dan lahar dingin Gunung Merapi. Agenda rehabilitasi serta rekonstruksi ini dimulai Juli depan, dan rampung akhir 2013. Sutopo menjelaskan, saat ini masyarakat setempat melakukan pergeseran perilaku sosial ekonomi. Yang paling mencoloka adalah, perubahan mata pencaharian. Dia menyebutkan, sebagian besar korban letusan dan lahar dingin merapi sebelumnya bekerja tani dan bercocok tanam. Tapi, setelah area persawahan rusak, mereka beralih menjadi pedagang dan penyedia jasa.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, pembangunan kawasan yang tersapu bencana Merapi itu dikebut dalam beberapa sektor. Diantara yang paling mendesak untuk diperbaiki adalah kerusakan lahan produktif seluas 1.300 hektar. Dampak kerusakan tersebut bisa memunculkan kerawanan pangan. Khusus untuk memperbaiki lahan produktif ini, disiapkan anggaran sebesar Rp 222,16 miliar.
Sementara untuk pembangunan insfrastruktu siap dikucuran uang senilai Rp 417,67 miliar. Sementara perbaikan sarana sosial sudah disiapkan anggaran sebesar Rp 149,25 miliar, dan sarana lintas sector lainnya sebesar Rp 314,6 miliar. "Semua anggaran tersebut digunakan selama tiga tahun," tandas Sutopo di Jakarta kemarin (18/4). Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Erupsi Merapi ini menjadi tanggung jawab BNPB.
Baca Juga:
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan duit Rp 1,35 trilun, untuk membangun kawasan terdampak bencana letusan dan lahar
BERITA TERKAIT
- Jalur Selatan-Selatan Terhambat, Polda Jateng: Ini Kuasa Tuhan
- Wali Kota Pekanbaru Gandeng Polisi Tindak Tegas Oknum yang Buang Sampah di TPS Liar
- Wali Kota Pekanbaru Gandeng Polisi Tindak Tegas Oknum yang Buang Sampah di TPS Liar
- Wali Kota Pekanbaru Tutup TPS Liar di Jalan Soekarno Hatta Ujung
- Kapolres Cianjur: Jalur Puncak Lancar Saat Angkot Tak Beroperasi
- Narapidana di Lapas Lombok Barat Bisa Video Call dengan Keluarga