Ruang Tamu Saksi Bisu Perbuatan Arsyad dan Anak Majikan

jpnn.com, SAMARINDA - Bulan (11, bukan nama sebenarnya) harus menjalani masa kanak-kanak dengan getir karena ulah Arsyad.
Bocah yang masih duduk di bangku kelas lima sekolah dasar (SD) itu diperkosa Arsyad di rumahnya di Samarinda Seberang, Kalimantan Timur.
Bukan hanya sekali Arsyad menggauli Bulan, melainkan empat kali. Perbuatan Arsyad membuat Bulan hamil.
Arsyad sendiri sudah diringkus petugas Polresta Samarinda pada Selasa (16/10) lalu.
Ulah Arsyad memang sangat keterlaluan. Selain menghancurkan masa kecil Bulan, dia sebenarnya berhutang budi kepada keluarga korban.
Pasalnya, pria asal Bone, Sulawesi Selatan, itu merupakan anak buah orang tua Bulan.
“Dia dipekerjakan ayah korban di perusahaan tambang,” ujar Kanit PPA Satreskrim Polresta Samarinda Ipda Bunga Tri Yulitasari sebagaimana dilansir laman Prokal, Minggu (21/10).
Perwira kelahiran Surabaya, Jawa Timur, itu menjelaskan, Arsyad melakukan ulah tidak terpuji di ruang tamu rumah orang tua Bulan.
Bulan (11, bukan nama sebenarnya) harus menjalani masa kanak-kanak dengan getir karena ulah Arsyad.
- 16 Anak di Pinrang Korban Pencabulan, Pelakunya Tak Disangka
- Kasus AKBP Fajar Cabuli Bocah, Mahasiswi Bernama Stefani Jadi Tersangka
- Pria di Jepara Cabuli Wanita Difabel, Aksinya Terekam CCTV, Begini Modusnya
- Puan Harapkan Korban Pencabulan Eks Kapolres Ngada Bisa Direhabilitasi
- Modus Pelaku Pencabulan di Tebet Diungkap Ayah Korban
- Analisis Reza soal Kejahatan AKBP Fajar Pemangsa Anak-Anak