Rudy Dihukum Lebih Berat Dibanding Ganjar Pranowo, Elite PDIP Beri Penjelasan

“Kami tidak boleh dukung, secara pribadi kami boleh dukung calon-calon, tetapi tak boleh mengungkapkan itu," ujar Komarudin.
Alumnus Universitas Cenderawasih itu mengatakan elite atau kader senior PDIP hanya diperbolehkan merapatkan barisan sebelum sosok capres diumumkan oleh Megawati.
"Nanti akan diumumkan. Siapa pun, (merasa, red) cocok atau tidak cocok, kami harus melaksanakan itu,” ucap Komarudin.
Dia mengatakan hukuman ringan kepada Ganjar karena eks Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu tidak pernah mengumumkan sebagai capres.
Ganjar hanya mengaku siap menjadi capres saat ditanya wartawan.
"Dia (Ganjar, red) hanya menjawab dan memang PDIP itu mempersiapkan kader bangsa untuk siap dicalonkan ke tingkatan mana saja. Pak Ganjar dalam klasifikasi itu," tegas Komarudin. (ast/jpnn)
Yuk, Simak Juga Video ini!
Komarudin mengatakan Rudy berstatus kader senior di PDIP dan sepatutnya meneladani kepada anggota partai yang muda.
Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Aristo Setiawan
- Megawati Soekarnoputri Titip Salam ke Prabowo Lewat Didit
- Sejumlah Tokoh Datangi Rumah Megawati di Hari Raya, Anak Buah Prabowo Ikut Hadir
- Peringati HUT ke-25 BMI, Bung Vino Berkomitmen Rekrut Generasi Muda untuk Besarkan PDIP
- Innalillahi, Ketua DPP PDIP Nusyirwan Meninggal Dunia
- Guntur Romli Tuduh KPK Pakai Cara Kotor untuk Ganggu Pembelaan Hasto
- Soal Restu PDIP untuk Junimart Jadi Dubes RI, Deddy: Silakan Tanya ke Mbak Puan