Rumah dan Perahu Hancur, Nelayan Takut Melaut
Minggu, 13 Oktober 2013 – 10:12 WIB

Rumah dan Perahu Hancur, Nelayan Takut Melaut
"ÂSebab selama gelombang tinggi ini aktifitas kami tergangu. Sedangkan kebutuhan makan harus selalu dipenuhi,"Â ujar Zulfahmi.
Pjs Wali Nagari Kapuh Firdaus kepada Padang Ekspres mengungkapkan, dari pendataan awal, jumlah perahu nelayan yang rusak 37 unit dan sebagian tidak layak lagi digunakan. "ÂKita data jumlah kerugian yang ditimbulkan bencana gelombang tinggi ini dan nantinya kita laporkan ke pihak terkait. Semoga ada perhatian khusus untuk para nelayan ini,"Â ujarnya. (nia/n)
PARIAMAN - Cuaca ekstrem yang melanda sejumlah daerah di Sumbar sejak beberapa hari lalu hingga kemarin, memicu angin kencang dan gelombang tinggi.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Tutup TPS Ilegal, Agung Nugroho Instruksikan Tanam Pohon
- Asyik Berkemah di Karanganyar, Wisatawan Tewas Tertimpa Pohon
- PSI DKI Kritik Pramono, Jangan Undang Warga dari Luar Kota Setelah Lebaran
- Ribuan Wisatawan Tercatat Kunjungi Malioboro saat Libur Lebaran
- Arus Mudik & Balik Lebaran 2025, Jumlah Penumpang Bandara SMB II Palembang Meningkat 4,2 Persen
- Pemudik Mulai Kembali ke Bandung, Begini Kondisi Arus Balik di Jalur Nagreg