Rumah Gadang Digunakan Malaysia di Forum Dunia
Untuk Stand Pameran Shanghai Expo di China
Jumat, 07 Mei 2010 – 18:11 WIB

Gambar konstruksi stand Malaysia di ajang Shanghai Expo 2010. Foto : Archdaily.Com
JAKARTA — Malaysia berulah lagi. Negeri jiran itu kembali mencuri ikon budaya dalam negeri Indonesia. Begitulah beberapa contoh kecaman yang ramai diberbagai milis internet akhir-akhir ini. Dari berbagai milis tersebut, disebutkan bahwa negeri Jiran menampilkan modifikasi bangunan menyerupai Rumah Gadang yang merupakan bangunan khas Sumatera Barat menjadi paviliun stand utama mereka saat menghadiri Shanghai Expo di China. Hatta pun meminta agar tampilnya paviliun stand Malaysia di Pameran Expo Internasional di Shanghai China yang menyerupai rumah gadang, dapat disikapi positif saja oleh masyarakat Indonesia. Diharapkan, jangan sampai karena hal ini kembali memperburuk hubungan antar kedua negara.
Lalu bagaimana pendapat pemerintah Indonesia terhadap hal ini? Menteri koordinator bidang Perekonomian Hatta Radjasa yang menghadiri kegiatan Shanghai Expo pekan lalu mengakui, memang benar paviliun stand milik Malaysia, bila dilihat sekilas menyerupai bentuk khas rumah gadang yang menjadi ciri bangunan di Sumatera Barat. "Memang posisinya tepat didepan paviliun stand Indonesia. Saat itu kita lihat ada rumah minang, eh ternyata itu Malaysia," kata Hatta kepada wartawan di Jakarta, Jumat (7/5).
Baca Juga:
Memang, kata Hatta, segala sesuatu yang berkaitan dengan nilai budaya dan warisan negeri akan menjadi sesuatu yang menimbulkan sensitifitas. "Seandainya orang bertanya, ya kita jawab itu rumah minang. Minang itu dimana? Di Sumatera Barat. Sumatera Barat itu ya Indonesia,’’ tegasnya.
Baca Juga:
JAKARTA — Malaysia berulah lagi. Negeri jiran itu kembali mencuri ikon budaya dalam negeri Indonesia. Begitulah beberapa contoh kecaman yang
BERITA TERKAIT
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos
- Gempa Bumi Kembali Terjadi di Myanmar Hari Ini
- Korban Tewas Gempa Myanmar Mencapai 2.700 Orang, BNPB Beri Info soal WNI