Rumah Sakit Dipenuhu Korban Susu Beracun
Jumat, 19 September 2008 – 12:36 WIB

Rumah Sakit Dipenuhu Korban Susu Beracun
BEIJING – Para orang tua berbondong-bondong mendatangi rumah sakit dan sejumlah klinik di Tiongkok untuk memeriksakan bayinya. Mereka khawatir buah hatinya terkena gangguan fungsi ginjal menyusul insiden susu bayi yang tercemar melamin. Biro Kesehatan Beijing menyatakan bayi yang mengkonsumsi susu formula dapat menjalani pemeriksaan di 74 rumah sakit yang ada di kota tanpa harus melakukan reservasi. Sebanyak 18 tersangka telah diamankan di Shijiazhuang, ibu kota Hebei dimana kantor pusat Sanlu berada. Shi Guizhong, juru bicara Kepolisian Hebei, menyatakan 6 orang ditangkap karena menjual melamin, sedangkan 12 yang lain ditangkap karena menjual susu yang terkontaminasi pada Sanlu. Pada Rabu (17/09) Ji Chuntang, wali kota Shijiazhuang, mengundurkan diri dari jabatannya. Sebelumnya, 4 orang pejabat kota diberhentikan. Mereka adalah Zhang Fawang, wakil walikota bidang agrikultur; Sun Renhu, direktur Peternakan dan Perikanan; Zhang Yi, direktur Pengawas Obat dan Makanan; dan Li Zhiguo, direktur Pengawasan Kualitas dan Teknis.
Sedangkan di dua rumah sakit lainnya, Beijing Children’s Hospital dan Peking University First Hospital, meminta reservasi terlebih dahulu karena membanjirnya pasien. Pemerintah Tiongkok diharapkan menambah peralatan ultrasonik untuk digunakan dalam pemeriksaan ginjal ke dua rumah sakit itu. Shen Ying, wakil direktur Beijing Children’s Hospital menyatakan rumah sakit itu dibanjiri lebih dari 800 bayi sampai siang hari kemarin.
Baca Juga:
Sementara itu, korban terus berjatuhan. Saat ini, susu maut telah menewaskan 4 bayi di Tiongkok. Sedangkan lebih dari 6.200 bayi terkena infeksi batu ginjal. Dari jumlah itu, sebanyak lebih dari 1.300 dirawat di rumah sakit dan 158 bayi dilaporkan menderita gagal ginjal akut. Sebagian besar bayi yang menjadi korban ini adalah bayi yang baru dilahirkan. Menteri Kesehatan Tiongkok, Chen Xhu menyatakan jumlah ini kemungkinan bertambah dengan semakin banyaknya orang tua yang membawa bayi mereka ke rumah sakit.
Baca Juga:
BEIJING – Para orang tua berbondong-bondong mendatangi rumah sakit dan sejumlah klinik di Tiongkok untuk memeriksakan bayinya. Mereka khawatir
BERITA TERKAIT
- Gempa M 7,2 Melanda Lepas Pantai Papua Nugini
- Gempa Myanmar, Korban Meninggal Dunia Mencapai 3.301 Orang
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar