Rumah Tangga Kahiyang-Bobby Bakal Langgeng, Ini Syaratnya

Salah satunya, masing-masing jangan berusaha untuk mengubah karakter pasangan, sebab bisa terjadi salah pengertian. "Kedewasaan tentu sangat dituntut pada kedua pasangan untuk membuat hubungan rumah tangga yang langgeng," ungkap Heleni.
Jika dikaitkan antara tanggal lahir masing-masing dan tanggal pernikahan, tentu memunculkan simbol-simbol makna yang berbeda satu sama lain.
"Di dalam analisa wedding date itu akan muncul beberapa angka. Baik dari pihak istri dan suami saling berpengaruh. Ibarat jembatan yang menyatukan kedua pasangan," kata Heleni.
Menurut Hellen, angka dari istri (Kahiyang) semuanya cukup baik jika dicocokan dengan hitungan Jawa di tanggal pernikahan 8 November 2017.
Bahkan, lanjut Heleni, angka keberuntungan pada Kahiyang muncul sangat kuat, begitu pula kekayaan dan keinginan membuat hubungan rumah tangga kuat dan abadi.
Sedangkan angka pada suami (Bobby) memiliki makna sosok yang kerja keras meski terkadang membuatnya frustrasi. Sebab. angka positif dari Bobby adalah sosok pria yang perhatian pada keluarga dan akan menjadi ayah yang baik bagi anak-anaknya.
"Simbol kuat itu ada di Mbak Kahiyang. Muncul angka kekayaan, kekuatan, dan kesuburan dari pihak istri. Kekuatan untuk menciptakan hubungan atau persatuan yang abadi. Potensi yang bagus pula untuk mengembangkan bisnis bersama dan juga menjadi tim yang kuat," tutur Heleni. (ika/jpc)
Ahli Restrukturisasi Nama, Ni Kadek Hellen Kristy meneropong nasib rumah tangga Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Safari Ramadan Plt Ketum PPP ke Sumut, Buka Bersama Kader hingga Bertemu Bobby Nasution
- Bobby Nasution Batal Hadiri Pisah Sambut Walkot Medan, Gerindra: Jangan Dibesar-besarkan
- Menantu Jokowi Jadi Kader Gerindra, Baru Menerima KTA Saat Perayaan HUT ke-17
- Jaga Kestabilan Harga Pangan, PUD Kota Medan Rutin Gelar Pasar Keliling
- Jokowi Ucapkan Selamat Ultah Buat PDIP, Puan Bereaksi Begini
- Mantan Pegawai: Jangan Cuma Hasto, KPK juga Harus Proses Keluarga Jokowi