Rumah Tani Bantu Ribuan Petani Lebih Maju

jpnn.com, JAKARTA - Halimah dan Bahtiar, berbagi mimpi di antara persawahan di sekitar kampung halamannya.
Sejak kecil, mereka membayangkan masa depan di mana pertanian Indonesia akan berkembang pesat, setiap petani mempunyai peralatan dan pengetahuan untuk menghasilkan panen yang melimpah.
Seiring berlalunya waktu, persahabatan keduanya menempuh pendidikan tinggi.
Bahtiar mempelajari ilmu pertanian dan teknik sipil, sedangkan Halimah fokus pada manajemen bisnis dan ilmu politik.
Mereka tahu bahwa kekuatan individu mereka akan menjadi landasan bagi sesuatu yang luar biasa.
Lima belas tahun kemudian, impian mereka terwujud menjadi sebuah perusahaan bernama "Rumah Tani", yang berarti "Rumah Petani".
Memurut Bahctiar Rumah Tani bukan sekadar bisnis, melainkan cerminan dari semangat bersama mereka, surga bagi aspirasi mereka.
Rumah Tani menjadi perwujudan visi mereka.
Rumah Tani menerima penghargaan atas komitmennya terhadap keberlanjutan para petani di seluruh Indonesia
- Meraup Untung dari Kemacetan Arus Mudik, Pedagang Kopi Keliling Berseliweran
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Hadapi Puncak Panen, Bulog Jatim Optimalisasi Sarana Pengeringan dan Pengolahan
- Mocabe Gencar Garap Pasar, Gerebek Pedas Nikmat
- MPKI: Kepala Daerah Bertanggung Jawab Melindungi Ekosistem Pertembakauan Nasional
- Bulog Karawang Tetap Serap Gabah Petani Meski Realisasi Telah Mencapai 136%