Rupiah Bisa Rp 20 Ribu Jika Tidak Ada Kelapa Sawit
Minggu, 21 Oktober 2018 – 01:15 WIB

Ilustrasi rupiah dan dolar. Foto: JPNN
Angka itu merupakan harga terendah yang dibukukan sejak Januari 2016 lalu.
“Saat ini permintaan memang sedang tidak terlalu bagus yang menyebabkan penurunan harga. Hal itu berarti ada pasar yang masih bisa ditingkatkan agar ekspor kita semakin kuat,” ujar Djafar. (ctr/ndu/k15)
Muhammadsjah Djafar mengatakan, ekspor crude palm oil (CPO) membantu menyelamatkan rupiah.
Redaktur & Reporter : Ragil
BERITA TERKAIT
- BI Buka Suara soal USD yang Disebut Anjlok di Google
- Ini Penyebab Rupiah Lesu Terhadap Dolar AS
- Awal Tahun, USD Hari Ini Masih Bertengger di Rp 16 Ribuan, Kapan Turun?
- Rupiah Anjlok Lagi, Per USD Tembus Rp 16.313
- Bea Cukai Optimalkan CEISA 4.0 untuk Dukung Peningkatan Ekspor Kelapa Sawit
- Pemerintah Fokus Menjaga Aliran Investasi untuk Pembangunan Masa Depan