Rupiah Loyo, Pedagang Ini Ketar-Ketir

jpnn.com - BLITAR - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang sempat menyentuh level Rp14.099 per USD.
Tak hanya sektor properti yang kelabakan, penjual pakan ayam juga ikut ketar-ketir melihat gejolak dolar yang semakin menguat. Pasalnya bahan baku pakan saat ini kebanyakan dari impor.
"Ngaruh banget (Rp14 ribu per USD), karena bahan baku semua kami impor terus feed addictive untuk penunjang pakan ayam juga impor," ujar Agra Dacosta, seorang penjual pakan ayam di Blitar kepada JPNN.com, Kamis (27/8).
Terlebih, melemahnya nilai tukar rupiah berdampak pada kenaikan sejumlah harga. Bulan depan misalnya, menurut Agra, harga pakan ayam dikabarkan bakal naik Rp25 ribu per saknya. Tentu kenaikan harga pakan ayam akan merembet kepada harga komoditas lainnya.
"Ya harga pakan ayam bakalan ada kenaikan lagi. Biasanya buat pakan kosentrat (ayam petelur) harga Rp347 ribu/sak. Bulan September ini kabarnya harga pakan naik Rp25 ribu per saknya. Apalagi obat-obatan dan vitamin ayam juga pasti naik," ungkap wanita berusia 28 tahun ini. (chi/jpnn)
BLITAR - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang sempat menyentuh level Rp14.099 per USD. Tak hanya sektor properti yang
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Tutup TPS Ilegal, Agung Nugroho Instruksikan Tanam Pohon
- Asyik Berkemah di Karanganyar, Wisatawan Tewas Tertimpa Pohon
- PSI DKI Kritik Pramono, Jangan Undang Warga dari Luar Kota Setelah Lebaran
- Ribuan Wisatawan Tercatat Kunjungi Malioboro saat Libur Lebaran
- Arus Mudik & Balik Lebaran 2025, Jumlah Penumpang Bandara SMB II Palembang Meningkat 4,2 Persen
- Pemudik Mulai Kembali ke Bandung, Begini Kondisi Arus Balik di Jalur Nagreg