Rupiah Melemah, BI Minta Masyarakat Tidak Resah
Kamis, 12 Juli 2018 – 08:36 WIB

Ilustrasi rupiah dan dolar. Foto: JPNN
Menurut Harmanta, pihaknya akan melakukan intervensi baik di pasar valuta asing (valas) maupun SBN.
Selain itu, BI tetap mengupayakan langkah-langkah untuk menjaga stabilisasi seperti menaikan suku bunga acuan untuk menarik investor.
“Selain itu, kami melonggarkan kebijakan loan to value (LTV) kredit pemilikan rumah di mana para debitur KPR tidak perlu membayar 30 persen uang muka,” tutur Harmanta. (cin/no)
Bank Indonesia (BI) meminta masyarakat tidak resah meski nilai tukar rupiah terus melemah.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- BI Buka Suara soal USD yang Disebut Anjlok di Google
- Ini Penyebab Rupiah Lesu Terhadap Dolar AS
- Awal Tahun, USD Hari Ini Masih Bertengger di Rp 16 Ribuan, Kapan Turun?
- Rupiah Melemah Karena Penggeledahan di BI? Misbakhun Angkat Suara
- Rupiah Anjlok Lagi, Per USD Tembus Rp 16.313
- Pemerintah Fokus Menjaga Aliran Investasi untuk Pembangunan Masa Depan