Rupiah Melemah, Kaltim Malah Untung
Senin, 24 September 2018 – 01:30 WIB

Ilustrasi rupiah dan dolar. Foto: JPNN
Jika inflasi, maka bisa kontraksi. Salah satu pemicu kontraksi itu harga bahan bakar minyak (BBM) naik.
“Jadi, jangan sampai harga BBM naik. Jika kenaikan dolar tidak diimbangi dengan inflasi yang meninggi, maka kenaikannya tidak merugikan,” imbuh Aji. (ctr/ndu/k15)
Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat atau USD ternyata menguntungkan Kalimantan Timur.
Redaktur & Reporter : Ragil
BERITA TERKAIT
- Maratua Run 2025: Perkenalkan Surga Tersembunyi Kaltim Lewat Olahraga
- Monev KIP 2024: Pemprov Kaltim Raih Predikat Informatif 5 Kali Berturut-turut
- 102 Formasi PPPK 2024 di Daerah Ini Belum Terisi
- Rupiah Melemah Karena Penggeledahan di BI? Misbakhun Angkat Suara
- Rupiah Anjlok Lagi, Per USD Tembus Rp 16.313
- Nilai IKIP Kaltim Meningkat, Masuk Tiga Besar Nasional