Rupiah Melemah Lagi, tetapi Dolar AS Masih di Bawah Rp 16.000
Jumat, 20 Maret 2020 – 17:41 WIB

Mata uang rupiah Indonesia (IDR) dan dolar Amerika Serikat (USD). Foto/ilustrasi: Ayatollah Antoni/JPNN.Com
"Dengan alat tersebut, kemungkinan yang terjangkiti virus akan kembali meningkat bahkan bisa saja yang terjangkit positif akan lebih besar. Ini merupakan tantangan terbesar bagi pemerintah baik pusat maupun daerah," ujar Ibrahim.
Rupiah pada pagi hari dibuka menguat di posisi Rp 15.950 per USD. Sepanjang hari, USD bergerak di kisaran Rp 15.950 hingga Rp 16.225 per USD.
Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada hari ini menunjukkan rupiah melemah menjadi Rp 16.273 per USD dibanding hari sebelumnya di posisi Rp 15.712 per USD.(antara/jpnn)
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (20/3) kembali melemah akibat kepanikan pasar soal virus corona (COVID-19).
Redaktur & Reporter : Antoni
BERITA TERKAIT
- Makin Anjlok, Kurs Rupiah Tembus Rp 16.588 Per USD
- Breaking News: Investor Frustrasi, Rupiah Tembus Rp 16.620
- Rupiah Hari Ini Menguat Efek Sentimen Negatif kepada USD
- Ekonomi Amerika Serikat Melambat, Rupiah Hari Ini Menguat
- Modal Asing Keluar Capai Rp 10 Triliun, Efek Danantara?
- Soal Lagu Bayar Bayar Bayar, GPA Ungkit Peran Polisi Saat Banjir & Penanganan Covid-19