Rupiah Terus Melemah, Cadangan Devisa Makin Menyusut

jpnn.com, JAKARTA - Cadangan devisa Indonesia hingga akhir Mei lalu tercatat sebesar USD 122,9 miliar.
Angka tersebut lebih rendah jika dibandingkan dengan cadangan devisa April yang sebesar USD 124,9 miliar.
Secara keseluruhan, cadangan devisa terus menurun dari posisi Januari yang sebesar USD 131,98 miliar.
Pada Januari, cadangan devisa Indonesia tertinggi sepanjang sejarah.
Namun, kemudian perlahan cadangan devisa mulai meninggalkan capaian tertingginya.
Cadangan devisa pada Mei setara dengan pembiayaan 7,4 bulan impor atau 7,2 bulan impor plus pembayaran utang luar negeri pemerintah.
Cadangan tersebut juga masih berada di atas standar kecukupan internasional, yakni sekitar tiga bulan impor.
Penurunan cadangan devisa terutama dipengaruhi penggunaan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah.
Cadangan devisa Indonesia hingga akhir Mei lalu tercatat sebesar USD 122,9 miliar.
- Makin Anjlok, Kurs Rupiah Tembus Rp 16.588 Per USD
- Breaking News: Investor Frustrasi, Rupiah Tembus Rp 16.620
- Rupiah Hari Ini Menguat Efek Sentimen Negatif kepada USD
- Cadangan Devisa Turun Tipis Dipengaruhi Pembayaran Utang Pemerintah
- Ekonomi Amerika Serikat Melambat, Rupiah Hari Ini Menguat
- Cadangan Devisa Naik Tipis, Kini Nilainya Sebegini