Rusuh di Rutan Padang, Kombes Imran Amir Ungkap Fakta Ini, Oalah

Tidak terima atas penolakan petugas, N diduga menghasut puluhan warga binaan lain untuk membuat keributan di Rutan Padang.
Pria berusia 36 tahun itu bersama sekitar 25 napi lain lantas meneriaki dan mengeluarkan kata-kata kotor terhadap petugas yang piket malam itu.
Beruntung, kerusuhan di Rutan Padang itu bisa diredam dan dikendalikan oleh personel gabungan dari Polresta Padang dan Polsek Koto Tangah yang turun langsung ke lokasi.
Pada malam itu, N dan adiknya T bersedia untuk izin keluar pada Minggu pagi sembari melengkapi syarat serta administrasi yang diperlukan.
Baca Juga: Pembunuh Muhammad Taufik Hidayat Ditangkap, Pelaku Ternyata
Namun, ketika digeledah saat akan meninggalkan Rutan Padang, mereka ketahuan membawa senjata tajam.
"Kami menggeledah badan mereka untuk keamanan ternyata ditemukan senjata tajam," beber Imran.
Kedua napi itu langsung diamankan oleh pihak Polresta Padang guna diproses lebih lanjut.
Kapolresta Padang Kombes Imran Amir ungkap pemicu kerusuhan narapidana atau napi di Rutan Padang pada Sabtu (14/5). Ternyata ini motifnya. Oalah.
- 774 Napi Lapas Semarang Terima Remisi Idulfitri, Dua Orang akan Hirup Udara Bebas
- 50 Napi Kabur dari Lapas Kutacane, 13 Sudah Ditangkap, 37 Masih Dicari
- Rusuh Pendukung Bupati di Puncak Jaya, Satu Orang Tewas, Puluhan Terluka
- Sempat Bikin Heboh, Nunung Akhirnya Meluruskan Fakta Terkait Jual Aset
- Kerusuhan Pecah di Puncak Jaya, Satu Warga Tewas
- Berdayakan Napi Nusakambangan, PLN & Kementerian IMIPAS Perluas Pemanfaatan FABA PLTU Adipala