Rute Sebatik-Tawau Belum Terealisasi, Warga Merasa Dibohongi
Warga Sebatik merasa keslitan jika ke Tawau, karena saat ini harus ke Nunukan.
Selain menempuh jarak yang lebih jauh, biaya perjalanan pulang pergi melalui Pelabuhan Tunon Taka menghabiskan biaya hingga Rp 700 ribu.
Sedangkan, rute Sebatik-Tawau membutuhkan biaya Rp 100 ribu.
Dia menambahkan, selama ini Pemkab Nunukan selalu mengatakan bakal beroperasi.
“Yang seharusnya 30 menit sudah sampai, harus ke Nunukan lagi. Ongkos yang dikeluarkan lebih banyak lagi. Apa Pemkab tidak memikirkan itu, kasihan warga Sebatik,” ungkapnya.
Menanggapi persoalan itu, Asisten Tata Pemerintahan Sekretariat Kabupaten (Setkab) Nunukan Abidin Tajang menjelaskan, pihaknya telah melakukan upaya untuk merealisasikan keinginan masyarakat Sebatik.
Namun, persoalan speedboat Tasbara Sebatik melibatkan antarnegara.
“Pemkab sudah berupaya dan saat ini masih menunggu keputusan dari Ketua Menteri Sabah, Malaysia,” jelasnya. (akz/eza/jos/jpnn)
NUNUKAN - Pengoperasian speedboat Tasbara Sebatik yang digadang-gadang melayani rute Sebatik-Tawau belum juga menemui titik terang. Hingga kini,
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Bea Cukai Malang Menggagalkan Pengiriman 414.920 Batang Rokok Ilegal
- Puskesmas Jomin Terima Ambulans Modern dari Peruri
- Edarkan Narkoba di Muara Enim, Pria Ini Akhirnya Ditangkap
- Farhan Upayakan Penerbangan Komersil Bandara Husein Sastranegara Aktif Lagi
- Pak Ihsan Menyinggung Honorer jadi PPPK Paruh Waktu, Minta Tambahan Anggaran
- Prabowo Luncurkan Makan Bergizi Gratis, Pedagang Kantin Sekolah Menangis