Ryamizard Ryacudu Siap Turun Langsung Atasi KKB

Terpisah, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo secara tegas menyampaikan bahwa tidak boleh ada gerakan separatis bersenjata di dalam NKRI.
Apabila gerakan itu muncul, dia memastikan TNI berada di garda terdepan untuk menindak mereka jika upaya persuasif tidak berhasil.
Penyataan itu dia sampaikan langsung melalui keterangan resmi yang dilansir oleh Puspen TNI kemarin.
”TNI dan kepolisian berusaha semaksimal mungkin melakukan tindakan persuasif dan menyiapkan langkah-langkah untuk tindakan emergency,” terangnya.
Serupa dengan Ryamizard, Gatot juga sudah mengantongi berbagai informasi berkaitan kondisi dan situasi di Papua.
Termasuk video penganiayaan masyarakat sipil yang diduga dilakukan oleh KKB atau yang disebut oleh TNI sebagai gerakan separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM).
”TNI dan Kepolisian sudah mengimbau gerakan separatis bersenjata di Papua untuk menyerahkan diri. Tapi, sampai sekarang belum ada yang menyerahkan diri dan kami akan tetap berusaha terus sampai berhasil,” kata dia. (syn/idr/byu)
Ryamizard Ryacudu menyampaikan, dia siap turun langsung guna menuntaskan persoalan kelompok criminal bersenjata (KKB) yang terjadi di tanah Papua.
Redaktur & Reporter : Soetomo
- Tokoh Agama Minta Masyarakat Papua Tak Terprovokasi Isu Pelanggaran HAM
- Polisi Periksa Oknum TNI terkait Penjualan Senpi kepada KKB
- Begini Kebiadaban OPM terhadap Guru Honorer dan Nakes di Yahukimo
- Bupati Yahukimo Tegaskan Guru & Nakes di Anggruk bukan Anggota TNI-Polri
- Polri-TNI Evakuasi Para Guru & Tenaga Kesehatan yang Diserang KKB di Yahukimo
- Penyerangan KKB di Anggruk Yahukimo Mengakibatkan 1 Orang Tewas, 6 Terluka