SA Terancam Hukuman Mati, Begini Respons Jokowi

jpnn.com - jpnn.com - Presiden Joko Widodo terus memantau perkembangan kasus yang menimpa Siti Aisyah (SA), WNI yang disangka Polisi Diraja Malaysia membunuh Kim Jong-Nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un.
Dikonfirmasi wartawan usai meluncurkan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Cibubur, Kamis (23/2), Jokowi, sapaan presiden menyatakan bahwa pemerintah akan terus memberikan pendampingan kepada perempuan kelahiran Serang, Banten.
"Yang jelas kita akan selalu mendampingi. Saya sudah sampaikan ke menlu agar didampingi terus lewat pengacara yang sudah ditunjuk agar diberikan perlindungan kepada Aisyah," katanya.
Soal kemungkinan Siti Aisyah bisa terancam hukuman mati bila terbukti terlibat pembunuhan berencana terhadap Kim Jong-Nam, Presiden Jokowi belum mau berandai-andai.
"Apapun biar semuanya nanti terang benderang, apakah dia ini korban apakah memang ikut dalam (sangkaan pembunuhan)," jawab Jokowi.(fat/jpnn)
Presiden Joko Widodo terus memantau perkembangan kasus yang menimpa Siti Aisyah (SA), WNI yang disangka Polisi Diraja Malaysia membunuh Kim Jong-Nam,
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- Menlu Sugiono Pastikan tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa Myanmar
- Bus Rombongan Umrah Kecelakaan di Saudi, 6 WNI Wafat
- Fasilitasi WNI yang Ingin Magang ke Jepang, BNI Gandeng Serbaindo Edutechno
- Akademisi: Sebagian WNI di Suriah Layak Mendapat Kesempatan Kedua
- Soal Wacana Driver Wajib Ber-KTP Bali, Pemda & Pemerintah Pusat Diminta Lakukan Hal ini
- Prabowo: Danantara Akan jadi Salah Satu Pengelola Dana Kekayaan Negara Terbesar di Dunia