Saat Bertemu Jokowi, Ratu Denmark Bilang Ingin Tahu Lebih Banyak soal Batik

jpnn.com - JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana menerima kunjungan Ratu Margrethe II dan Pangeran Consort dari Denmark, di Istana Merdeka, Kamis (22/10).
Dalam kunjungan kenegaraan itu, Ratu Margrethe bukan hanya bicara masalah kenegaraan, tapi juga membahas batik. Ia ternyata sangat menyukai batik.
"Beliau memang senang sekali pada batik dan lukisan. Kami ngobrol-ngobrol soal itu," ujar Jokowi di Istana Merdeka.
Margrethe, kata Jokowi, bahkan menanyakan cara membuat batik. Menurut Jokowi, sang ratu menyukai semua jenis batik yang pernah dilihatnya.
"Saya sampaikan kalau motif lereng pembuatannya sampai 6 bulan. Sedang motif lain, dibuat selama 4 bulan," imbuh Jokowi.
Kedua Kepala Negara itu selanjutnya menyaksikan penandatanganan beberapa perjanjian kerja sama.
Di antaranya bidang transportasi yang ditandatangani Menlu Indonesia dan Menlu Denmark, kerja sama bidang maritim yang ditandatangani oleh Menko Kemaritimin dan Menlu Denmark dan kerja sama di bidang kebudayaaan ditandatangani oleh Mendikbud Indonesia dan Menlu Denmark.
Kemudian ada juga kerja sama di bidang Energi Bersih dan Terbarukan dan konservasi energi oleh Menteri Sudirman Said dan Menteri Energi, Utilitas, dan Iklim Denmark. (flo/jpnn)
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana menerima kunjungan Ratu Margrethe II dan Pangeran Consort dari Denmark, di Istana
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- PTPN I Meraih 3 Penghargaan pada Indonesia Sustainability Award 2025
- Bethsaida Hospital Raih Smart Hospital of the Year di Global Health Awards 2025
- Peringati HUT ke-59 Yayasan Trisakti, Anton Lukmanto Dorong Semangat Rekonsiliasi
- Rano Karno Berniat Rekrut 1.000 Personel Damkar per Tahun di Jakarta
- Izin Belum Beres, Penerbangan Fly Jaya ke Karimunjawa Ditunda hingga Juli 2025
- SIF Perkuat Kemampuan Pendidik & Terapis Indonesia untuk Anak-Anak Berkebutuhan Khusus