ASEAN Business and Investment Summit 2024: Anindya Bakrie Diundang PM Australia Hingga Bertemu PM Kanada

Anindya dalam paparannya menekankan enam prioritas ASEAN dalam menghadapi multi-krisis global dengan target pertumbuhan ekonomi ASEAN, yaitu transformasi digital, pembangunan berkelanjutan, ketahanan layanan kesehatan, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan konektivitas antar-negara ASEAN.
Pagi harinya, Kamis (10/10/2024), Anindya terlebih dulu menghadiri undangan dalam sesi acara “Networking Breakfast Session with Prime Minister of Cambodia, Lao PDR, and Vietnam” di Hotel Latsavong Wanda Vista.
Acara tersebut digawangi langsung Perdana Menteri Laos Sonexay Siphandone, Perdana Menteri Kamboja Hun Manet, dan Perdana Menteri Vietnam Ph?m Minh Chính.
Turut hadir mendampingi Anindya yaitu ASEAN BAC Indonesia Alternate Chair sekaligus sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Internasional Kadin Indonesia 2024-2029 Bernardino Moningka Vega, dan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi dan Komunikasi Kadin Indonesia 2024-2029, Erwin Aksa.
Sebagai pimpinan ASEAN BAC Indonesia, Anindya juga mengadakan pertemuan bilateral dengan pimpinan maupun delegasi ASEAN BAC Brunei Darussalam, Malaysia, Timor Leste, Filipina, dan ASEAN-UK BAC.
Selain itu bertemu dengan pejabat pemerintahan dan pejabat internasional di antaranya dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, President of the European Council Charles Michel, dan Executive Chairman of the World Economic Forum Klaus Schwab.(fri/jpnn)
Ketua ASEAN Business Advisory Council (BAC) Indonesia Anindya Bakrie menjelaskan keinginan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese.
Redaktur & Reporter : Friederich Batari
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Pemerintah Australia Umumkan Anggaran Baru, Ada Kaitannya dengan Migrasi
- Terungkapnya Tindakan Kekerasan di Sejumlah Pusat Penitipan Anak di Australia
- Kabar Australia: Gaji AU$ 100.000 Belum Tentu Cukup untuk Sewa Rumah
- Bagaimana Peluang Timnas Indonesia Lulus Piala Dunia 2026 Seusai Dihajar Australia?
- Timnas Indonesia Kalah Terlalu Banyak, Kluivert: Kami Tak Pernah Menundukkan Kepala