Saat Ini Ada 3.805 Perempuan Menjanda

PA Banyuwangi tidak pernah merilis jumlah angka perceraian atau janda berdasar kecamatan.
"Itu bukan dari kami," tegas dia.
Jika dicermati, data tersebut memiliki banyak keganjilan. Salah satunya, pada saat bersamaan juga muncul broadcast serupa mengenai jumlah janda, tetapi mengatasnamakan Kabupaten Jember.
Meski memaparkan kondisi di dua daerah berbeda, anehnya angka yang tertera sama persis. "Lha, ini di Jember juga ada, masak angkanya sama?" cetus Amroni.
Kendati demikian, data tersebut bisa saja benar jika berdasar penelitian akademis atau ada pihak lain yang sengaja melakukan pendataan.
"Kecuali ada penelitian khusus, kami tidak tahu soal itu," ucap pria asal Tegal, Jawa Tengah, tersebut.
Di luar urusan perceraian, Amroni berharap mindset warga terhadap PA bisa dikembangkan.
PA selama ini berfungsi melayani berbagai kebutuhan warga, mulai soal penetapan ahli waris, wakaf, hibah, wasiat, ekonomi syariah, dan berbagai produk hukum lainnya.
Makin banyak jumlah janda karena berbagai faktor penyebab perceraian di tengah masyarakat.
- Resmi Bercerai, Armor Wajib Nafkahi Cut Intan Rp 15 Juta Setiap Bulan
- Lewati Ramadan Tanpa Istri, Baim Wong: Aman Aman Saja
- 13 Ribu Penghulu Dilatih AI Talent DNA ESQ, Siap Tekan Angka Perceraian
- 30 Perusahaan di Kota Tangerang Deklarasi Komitmen Penuhi Hak Perempuan & Anak Pascaperceraian
- Konon Kanye West dan Bianca Censori Berpisah, Rumor Perceraian Mencuat
- Cerai dari Asri Welas, Galiech: Berat Melepaskan, Tetapi Harus Ikhlas