Saat Ini, Wisatawan Tak Butuh Diskon, Tetapi Protokol Kesehatan
Senin, 26 Oktober 2020 – 23:02 WIB

Ilustrasi - wisatawan sedang mengagumi keindahan Candi Borobudur di Jawa Tengah. Foto :Antara /HO-Birkom Kemenparekraf
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menambahkan, pelaku UMKM yang menerapkan protokol kesehatan bisa mendatangkan keuntungan. Salah satunya, kata Wiku, konsumen akan yakin untuk membelinya.
"UMKM kalau disiplin protokol kesehatan akan membuat keyakinan konsumen untuk membelinya. Ini saling menguntungkan," ujar Wiku.
Dia menegaskan ekonomi bisa berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan. Namun kalau indikator ekonomi berjalan dan kasusnya naik berarti ada yang tidak disiplin.
"Entah itu dari konsumen atau UMKM-nya. Makanya harus gotong royong menjadi satu," papar Wiku. (tan/jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
Wisatawan dinilai tidak lagi menganggap diskon atau potongan harga untuk mendorong mereka melancong.
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga
BERITA TERKAIT
- Libur Lebaran Usai, Satgas Covid-19 Mulai Waspada, Ada Apa?
- Satgas Covid-19 Tegaskan Pintu Masuk Indonesia Terus Diperketat Cegah Omicron
- Cegah Penyebaran Omicron, Ini Daftar 14 Negara yang Dilarang Masuk Indonesia
- Jelang PTM 100 Persen, Bu Retno Ungkap Pelanggaran Protokol Kesehatan di Sekolah
- Satgas Covid-19 Perketat Pintu Masuk di Batam Menyusul Temuan Tes PCR Palsu
- Fokus Satgas Covid-19 di 2022: Mempertahankan Kasus agar Rendah