Saat Kejadian, Sylvi Mengaku Sedang Pendidikan Lemhanas
jpnn.com - jpnn.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sylviana Murni selesai menjalani pemeriksaan oleh Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri pada pukul 15.40, Senin (30/1).
Usai menjalani pemeriksaan, Sylvi mengaku hanya diminta keterangannya terkait pembangunan Masjid Al-Fauz di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat.
Sylvi menerangkan, pembangunan masjid saat ia menjabat Wali Kota Jakarta Pusat. Pembangunan masjid pun berlangsung sejak Januari 2010 sampai Oktober 2010.
"Namun, saat itu pada 26 Januari sampai 29 September 2010 atau sembilan bulan saya ditugaskan ikut pendidikan Lemhanas," kata dia di kantor sementara Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri di Gedung Ombudsman, Jakarta Selatan, Senin (30/1).
Meski begitu, Sylvi mengaku meneken rancangan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) Masjid Al-Fauz untuk dialokasikan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2010.
Setelah itu, anggaran pun mengalir senilai Rp 27 miliar.
"Setelah itu saya tidak kembali jadi Wali Kota. (Usai pendidikan Lemhanas), langsung diangkat jadi asisten pemerintahan," kata dia.
Sylvi menegaskan, tidak mengetahui perkembangan pembangunan masjid karena mengenyam pendidikan di Lemhanas RI.
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sylviana Murni selesai menjalani pemeriksaan oleh Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri pada pukul 15.40,
- Sylviana Murni Jadi Rektor Institut STIAMI, Cetak Mahasiswa Unggul
- Sylviana Murni Sebut Sandiaga Cagub Alternatif di Pilkada Jakarta
- Real Count KPU DPD RI DKI Jakarta: Perolehan Suara Happy Djarot & Sylviana Murni, Bandingkan
- Koordinasi Supervisi KPK dengan Polisi terkait Kasus Pemerasan SYL Batal, Ada Apa?
- Polda Metro Tunggu Dulu, KPK Masih Pertimbangkan Supervisi Penanganan Kasus Pemerasan SYL
- Novel Merasa Janggal dengan Manuver Firli, Terkesan Menutup Kasus Pemerasan SYL?