Saat Malaysia Hadapi Gelombang Ketiga COVID, Pasangan Ini Menikah dengan Cara Berbeda
Selasa, 22 Desember 2020 – 18:09 WIB

Pemerintah Malaysia berharap akan mendapat pengiriman pertama vaksin Pfizer-BioNtech pada bulan Februari mendatang. (AP: Mike Morones)
Malaysia mengatakan bulan lalu telah setuju untuk membeli 12,8 juta dosis vaksin Pfizer-BioNtech, serta menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang mencapai kesepakatan dengan perusahaan farmasi asal Amerika Serikat tersebut.
Berdasarkan kesepakatan Pfizer, Malaysia akan menerima 1 juta dosis pada kuartal pertama 2021 dan 1,7 juta, 5,8 juta dan 4,3 juta dosis pada kuartal berikutnya.
Pfizer-BioNTech memiliki kesepakatan pasokan vaksin dengan beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, Jerman, Jepang, Kanada, Australia dan Inggris.
Mereka berharap dapat memproduksi hingga 50 juta dosis vaksin pada tahun 2020 dan hingga 1,3 miliar dosis pada tahun 2021.
Artikel ini diproduksi oleh Erwin Renaldi
Pasangan Tengku Muhammed Hafiz dan Oceane Alagia duduk di luar gedung milik Pemerintah Malaysia sambil melambaikan tangan mereka ke arah tamu yang berada di dalam mobil
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Menko Airlangga Bertemu PM Anwar Ibrahim, Bahas Strategi Menghadapi Tarif Resiprokal AS
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun